Waspadai Cuaca Ekstrim, Ini Instruksi Wali Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com – Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengeluarkan instruksi dalam menghadapi cuaca ekstrim. Masyarakat diminta waspada dan berhati-hati terhadap dampak dari potensi cuaca ekstrim berupa curah hujan dengan intensitas hebat disertai kilat dan petir serta angin kencang yang
menurut update informasi BMKG dapat terjadi di wilayah NTT pada awal bulan Januari 2020.

Wali Kota juga memberi instruksi bagi Instansi-instansi teknis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan serta RSUD S. K. Lerik agar saling berkoordinasi antar instansi dan mengaktifkan posko siaga/tanggap darurat bencana untuk bersiaga penuh 1 x 24 jam dalam respon tanggap darurat bencana.

“Instansi-instansi teknis terkait memastikan agar bantuan tanggap darurat bencana telah
dipersiapkan secara baik dan memadai, pelayanan dititikberatkan pada pendekatan
kemanusiaan dan pelayanan kasih. Saya juga menginstruksikan jajaran Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan menghimbau Ketua LPM, RW dan RT masing-masing untuk melaksanakan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan bersama warga terutama untuk membersihkan drainase dan selokan agar tidak tersumbat dan menyebabkan genangan air/banjir,” Jelas Jefri.

Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pantauan BMKG masih terdapat indikasi peningkatan POTENSI CUACA EKSTRIM di beberapa wilayah Indonesia yang dipicu oleh adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal, yaitu aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia, terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah, suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan, serta diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan POTENSI CUACA EKSTRIM, CURAH HUJAN DENGAN INTENSITAS LEBAT YANG DAPAT DISERTAI KILAT/PETIR DAN ANGIN KENCANG berpotensi terjadi pada periode tanggal 1 sampai dengan 4 Januari 2020 dan periode tanggal 5 sampai dengan 7 Januari 2020 dibeberapa wilayah Indonesia termasuk Provinsi NTT(*)

Komentar Anda?

Related posts