Kalabahi, seputar-ntt. com – Sebanyak 14 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemberian remisi tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebersamaan usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi, Sabtu, (21/03/2026) pagi.
Remisi yang diberikan merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada warga binaan yang dinilai telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pidana, serta aktif mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh pihak lapas.
Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, kepada salah satu perwakilan warga binaan penerima remisi, disaksikan oleh jajaran petugas serta warga binaan lainnya yang turut mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan, pemberian remisi tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas perubahan sikap dan komitmen warga binaan dalam mengikuti proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Ia menegaskan, momentum hari raya Idul Fitri merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri serta memperkuat tekad dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
“Remisi ini merupakan bentuk penghargaan dari negara bagi warga binaan yang telah menunjukkan sikap disiplin serta berpartisipasi aktif dalam program pembinaan. Diharapkan hal ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Salah satu warga binaan penerima remisi berinisial RW mengaku sangat bersyukur atas remisi yang diterimanya. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi penyemangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
“Remisi ini membuat saya sangat bersyukur dan semakin termotivasi untuk berubah. Saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,”ungkapnya.
Kegiatan pemberian remisi ini juga merupakan momentum serta pengingat bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata kembali masa depan yang lebih baik. (Pepenk)
Follow