Kupang, seputar-ntt. com – Golkar NTT menjadi contoh regenerasi dalam kepengurusan di Partai Golkar secara nasional. Hal imi ditandai dengan banyaknya kader mudah yang masuk dalam kepengurusan di DPD I Partai Golkar NTT. Tidak hanya itu, Golkar NTT juga menampung 36 persen kader peremuan.
Hal ini disampailan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham saat melantik pengurus DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur di Swiss Belin Kristal Kupang, Jumat, (8/11/2017).
“Hari ini yang monumental bagi saya yakni menjadi saksi terjadinya proses regenerasi di Partai Golkar. Ruang bagi generasi muda telah di buka dari NTT. Memilih berpartai adalah untuk memperjuangkan kesamaan ideologi dalam berbangsa dan bernegara. Ada rasa persatuan dan kesatuan,” kata Idrus Marham
Idrus Marham menegaskan, kekuatan Partai Golkar terletak pada sistem bukan pada individu. Masalah bisa datang silih berganti menerpa Partai Golkar tapi semua akan berlalu dengan segera karna sistem yang dibangun oleh Partai Golkar.
Kader Golkar tegas Idrus Marham, tidak boleh ragu bahkan takut ketika menghadapi sebuah masalah. Pantang bagi Kader Golkar menghindar ketika berhadapan dengan persoalan. Siapapun kader yang hendak menarik Partai Golkar dalam sebuah persoalan maka dengan sendirinya akan terpental.
“Ada salam dari Ketua Umum pak Novanto. Beliau mohon doa dari semua kader dan masyarakat NTT dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan saat ini. Sebagai teman dan sahabat, sejatinya kita berempati bukan mencemooh ketika ada yang tertimpa kemalangan,” ungkap Idrus Marham.
Nusa Tenggara Timur ungkap Idrus Marham, memiliki sejarah yang monumental bagi sejarah perjuangan bangsa yakni KotaEnde. Jika tidak ada tempat bernama Ende dimana Soekarno melakukan perenungan sehingga lahirlah ideologi negara yakni Pancasila. Ende tidak boleh dilupakan dalan sejarah perjuangan bangsa.
Banyak tokoh tokoh dari NTT yang memberi sumbangsih bagi pembangunan bangsa. Sebut saja Frans Seda dan Adrianus Mooy. Saya sendiri memiliki kedekatan emosional dengan saudara – saudara dari NTT”, ungkap Idrus Marham.
Sementara Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya mengatakan, saat ini Partai Golkar sedang berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Untuk itu perlu soliditas yang tinggi diantara sesama kader.
“DPD I Golkar NTT tetap komit pada hasil Pleno DPP Partai Golkar. Semoga ada titik temu dalam persoalan ini. Golkar NTT bertekad menghantar Setya Novanto mengakhiri karier politiknya di Golkar secara terhormat,” tegas Melki. (joey rihi ga)
Follow