Seputar-ntt.com – Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi menyisir perkampungan di Pulau Alor. Keduanya menyampaikan mimpi bagaimana membangun NTT kedepan. Mereka tidak saja saja mengunjungi rumah raja tapi juga menyisir perkampungan demi bertemu masyarakat.
Safari politik pasangan yang dikenal dengan sandi politik Paket Victory-Joss pada Minggu, (4/2/2018) benar-benar padat. Diawali dengan ibadah bersama Jemaat Pola di Kalabahi pada pagi hari. Usai ibadah, Viktor Laiskodat menanam pohon Mangga di halaman istana Raja Kui di Moru, Kecamatan Alor Barat Daya. Disana Viktor diterima langsung oleh Raja Kui, Nasrun Kinanggi.
“Bapak telah dikukuhkan sebagai Panglima kerjaan Kui dan tentu saja empat suku besar akan berdiri bersama dan mendukungkung bapak Viktor. Bapak telah datang ke rumah kami sebagai pengikat, pemersatu dan pendamai. Kehadiran bapak harus bisa mengangkat harkat dan martabat kami. Kami akan bersama bapak dalam perjuangan ini,” kata Nasrudin.
Dihafapan madyarakat Moru, Viktor Laiskodat mengakui bahwa 15 tahun silam dia pernah datang di istana Raja Kui dan saat ini datang untuk memohon doa dan dukungan. Dia juga menyampaikan apa yang menjadi mimpi besarnya dalam membangun NTT kedepan.
“Saya mampir disini 15 tahun lalu dan saya senang sekali bisa mampir lagi. Saya memohon doa dan dukungan dalam perjuangan ini. Kita berjuang bersama membangun daerah ini. Saya butuh otoritas untuk kita mengatur pembangunan di daerah ini,” kata Viktor Laiskodat.
Selain menanam pohon mangga, Viktor Laiskodat juga berkesempatan nyekar di makam Raja Kui yang letaknya di samping istana. Dari situ dia menyempatkan diri untuk melihat pelabuhan peti kemas yang ada di Moru namun tidak dimanfaatkan untuk bongkar muat.
Dari Moru, Alor Barat Laut, Viktor Laiskodat kemudian menuju kepala burung Pulau Alor. Di desa Alor kecil, Kecamatan Alor Barat Laut, Viktor Laiskodat yang ditemani Josef Nae Soi berkesempatan berkunjung ke Uma Pelangserang yakni istana raja Alor kecil. Disana Viktor menyampaikan misinya membangun patiwisata dan pengembangan garam.
Dari Uma Pelangserang, Viktor dan Josef kemudian menemui masyarakat di Desa Oemate dan Desa Wahing, Kecamatan Barat Laut. Disana dia menggugah semangat para pemuda untuk tidak boleh berhenti sekolah. Dia juga menyampaikan hal yang sama tentang pengembangan pariwisata aebagai lokomotif dalam membangun NTT.
“Pariwisata Alor itu seperti gadis canti yang baru bangun tidur tapi belum berdandan dengan cantik sehingga belum mearik perhatian banyak orang. Kita akan tata secara baik sesuai dengan grand desain yang kita buat. Untuk para nelayan, kita siapkan kapal penangkap yang besar. Kita tidak boleh bangga hanya karena memiliki laut yang biru tapi kita tidak mampu mengelola sumber daya yang ada didalamnya,” kata Viktor.
Sementara Tokoh Masyarakat di Desa Wahing, Elia Adang pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa masyarakat yang ada di 13 kampung yang ada di Alor Kecil telah bertekad akan memenangkan paket Victory-Joss di Pilgub NTT pada 27 Juni 2018.
“Bapak telah sampai di rumah kami dan kami tidak akan mempermalukan bapak. Kami berjanji akan memenangkan bapaka di wilayaha kami. Kami juga menitipkan harapan kami di pundak bapak supaya kalau Tuhan berkenan bapak sudah melihat kondisi infrastruktur ditempat kami,” kata Elia Adang. (joey rihi ga).
Follow