Maria Soares Terima Santunan Rp 70 Juta Dari Jasa Raharja

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com—Maria Soares, ahli waris dari Roberyo Soares Santisma, korban kecelakaan di Noelbaki mendapat Santunan Meninggal Dunia dari PT Jasa Raharja (Persero) Cabang NTT sebesar Rp 50 Juta dan PT. Jasaraharja Putra Rp 20 Juta.

Santunan tersebut diterima Maria Soares secara simbolis di Kantor Samsat Kupang, Senin (25/6/2018) disaksikan Kasatlantas Polres Kupang, Iptu Andri Aryansyah, S.Ik dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda NTT, Kompol Wahyu Broto.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) NTT, Ari Wisnu Handoyo berpesan agar Ahli Waris Roberyo dapat memanfaatkan dana santunan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kita tidak ingin dengan meninggalnya Roberyo sebagai tulang punggung keluarga, maka anak-anak dan istrinya menjadi terlantar. Untuk itu manfaatkan dana santunan ini dengan sebaik-baiknya, untuk menyambung kehidupan selanjutnya,” pinta Ari Wisnu.

Diakui Ari Wisnu, PT Jasaraharja Putera merupakan anak perusahaan dari PT Jasa Raharja (Persero), sama-sama memberikan santunan kepada korban kecelakaan.

“Karena Roberyo saat membayar Pajak Kendaraan di Samsat juga membayar iuran asuransi Jasaraharja Putera, maka beliau berhak untuk mendapatkan santunan kecelakaan juga dari PT Jasaraharja Putera,” jelas Ari Wisnu.

Ari Wisnu menegaskan, sesuai ketentuan bahwa setiap korban kecelakaan ada bantuan dari pemerintah melalui Jasa Raharja, berupa santunan.

“Santunan ini bukan pengganti nyawa, tapi perhatian pemerintah untuk meringankan ahli waris yang ditinggalkan almarhumah. PT. Jasa Raharja (Persero) sebagai corong pelaksana UU Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, yang berkewajiban untuk memberikan pelayanan holistic kepada masyarakat korban kecelakaan, baik di darat, laut maupun udara,” tandas Ari Wisnu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang PT Jasaraharja Putera Kupang, Drajat Winata mengatakan, kebetulan mendiang alm. Roberyo Soares punya kesadaran tinggi membeli asuransi Jasaraharja Putera yang ditawarkan saat mengurus di Samsat.

“Karena mendiang membeli asuransi kami yang Rp 60 ribu/tahun itu, sehingga ketika terjadi kecelakaan, sudah tentu mendapat santunan dari kami juga selain dari PT Jasa Raharja,” jelas Drajat Winata.

Menurut Drajat Winata, pihaknya tidak memaksa nasabah untuk membeli asuransi tersebut, tetapi efeknya sangat berpengaruh kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Sampai bulan Juni 2018 ini saja, kita sudah memberikan santunan Rp 500 Juta lebih, ini mengindikasikan bahwa kecelakaan di Kupang sangat tinggi. Sehingga kami dengan PT. Jasa Raharja urunan dalam membantu masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dana santunan yang diberikan ini, tidak dalam bentuk cash, tapi melalui transfer bank langsung kepada Ahli Waris. (ira)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...