Pemda Alor dan TSP Tandatangan MOu Perlindungan Hiu Tikus

Date:

Share:

Kalabahi, seputarntt.com – Sebagai upaya perlindungan hiu tikus (Alopias Pelagicus) dari kepunahan di perairan Alor, Pemerintah Kabupaten Alor dan Thresher Shark Project (TSP) melakukan kerjasama perlindungan yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MOu).

MOu tersebut ditandangani Bupati Alor, Drs. Amon Djobo dan Co-founder & Project Leader TSP Indonesia, Rafid Shidqi dalam acara yang digelar di Aula Tara Miti Tomi Nuku, Lantai 3 Kantor Bupati Alor, Selasa, 22/09/2020 pahi.

Hadir pada acara ini antara lain, Forkopinda Kabupaten Alor, para pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) lingkup Pemkab Alor, Ketua Aliansi Bahari Alor, ketua kelompok Nelayan Ampera dan Lewalu.

Rafid Shidqi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pengembangan konservasi hiu tikus berbasis masyarakat di Kabupaten Alor yang lebih dikenal dengan nama Thresher Shark Project Indonesia (TSPI), telah melakukan penelitian sejak tahun 2018-2019 di Desa Lewalu dan Ampera.

“Hasil penelitian tersebut menunjukan Alor merupakan wilayah migrasi Hiu Tikus (Alopias Pelagicus). Mereka berimigrasi dari laut Arafuru hingga tiba di beberapa daerah pesisir Pulau Alor, yakni di Pulau Pura terutama di Maru dan Reta, juga di pesisir Dulolong, Alor Kecil dan Alor Besar,” ujarnya.

Lanjut Rafid, Hiu Tikus juga sering menjadi sasaran tangkapan komunitas nelayan Alor. Karena itu perlu ada upaya pemerintah untuk melakukan pelestarian dan pengembangan budi daya hiu tikus dari ancaman kepunahan guna mendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Alor.

Terkait penandatangan MOu, Bupati Alor Drs. Amon Djobo berharap, kegiatan-kegiatan lanjutan TSP Indonesia di Alor dapat berjalan secara baik termasuk kegiatan penelitian.

Pemerintah Daerah kata Bupati Djobo, selalu mendukung kerja TSP di Alor dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perlindungan terhadap spesies Hiu Tikus maupun spesies lainnya.

“Jika saat pancing dapat hiu tikus maka harus dilepas. Hiu Tikus tidak boleh dimusnahkan karena mulai masuk pada kondisi terancam kepunahan. Saya harap setelah MOu ditandangani maka kegiatan TSP bisa terlaksana secara baik bersama masyarakat terutama masyarakat pesisir. Camat dan Kepala Desa harus berikan dukungan terhadap semua kegiatan yang dilakukan oleh TPS,” tutup Bupati Djobo. (*Ida Jakra).

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...