Hilda Manafe Sebut Media Sosial Belum Diimbangi Pendidikan Karakter

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Anggita DPD asal NTT, Hilda Manafe mengatakan, tantangan masyarakat Indonesia saat ini adalah di bidang teknologi informasi. Salah satunya adalah pemanfaatan media sosial yang belum sepenuhnya diimbangi dengan pendidikan karakter sebagai esensi empat pilar negara.

“Akhirnya lebih banyak orang menjadi konsumen atau produsen berita hoax,” kata  Hilda Manafe dalam kegiatan seminar empat pilar negara yang berlangsung di Aula Yayasan Jeriko Center Kota Kupang pada Jumat (21/5/2021).

Kegiatan seminar empat pilar ini merupakan agenda tetap kerja DPD RI untuk terus memberikan sosialisasi penghayatan nilai-nilai pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Kegiatan seminar ini dilakukan bersama Yayasan Jeriko Center Kupang.
Narasumber dalam kegiatan sosialisasi empat pilar terdiri dari Anggota DPD RI Hilda Manafe, Perwakilan LSM Arus Bangkit Yustin Maria, dan Andi Perwakilan Yayasan Jeriko Center Kupang. Bertindak sebagai moderator kegiatan adalah Ian Haba Ora.

Yustin Maria dalam kesempatan tersebut membeberkan sejumlah contoh-contoh pemanfaatan media sosial seperti facebook. Banyak kasus yang telah dijerat oleh UU ITE karena tidak bijak dalam menggunakan media sosial. Maria mengajak agar masyarakat harus dulu memahami kebenaran berita sehingga tidak menjadi pengkonsumsi berita hoax.

Andi, perwakilan Jeriko Center Kupang menjelaskan jika masyarakat gagal dalam memanfaatkan media sosial, dipastikan akan chaos. Manfaat medsos yang positif berubah menjadi negatif, dan masyarakat akan terbiasa menyampaikan ujaran kebencian.

Menurut laporan panitia penyelenggara Direktur Yayasan Jeriko Center Kupang, Ian Haba Ora, menjelaskan kegiatan sosialisasi ini merupakan kerjasama MPR RI dan Yayasan Jeriko Center Kupang. Melalui kegiatan ini, diikuti 155 orang perwakilan masyarakat yang akan dibagi dalam 3 tahap pertemuan sosialisasi menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat. Pihaknya berharap agar perwakilan yang mengikuti seminar dapat terus melanjutkan diskusi seminar empat pilar negara di dalam keluarga dan lingkungan sekitar.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...