Kupang, seputar-ntt, com — Jangan sekali-kali berdekatan apalagi menyentuh barang haram narkoba, karena berdampak sangat buruk terhadap mental dan organ tubuh.
Hal ini diungkapkan Kepala Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa di hadapan alumni Paskibra Kota Kupang Tahun 2024, pada acara Sosialisasi Anti Narkoba, di Kantor Walikota Kupang, Sabtu (2/11/2024).
“Satu kali saja kita pakai narkoba, maka akan menjadi ketergantungan,” jelas Noce.
Menurutnya, dampak yang ditimbulkan akan merusak mental, seperti mencuri atau membunuh.
“Bisa saja itu terjadi, karena butuh uang untuk membeli narkoba, padahal saat itu tidak ada uang,” tegas Noce.
Dampak terhadap organ tubuh, Kita Noce, akan menimbulkan beberapa penyakit kronis, seperti gagal ginjal, yang ujungnya kematian.
Nara sumber Maria Martina Deru Bate menjelaskan, narkoba menyasar pada setiap tingkatan umur, meskipun yang terbanyak adalah anak usia produktif atau remaja.
“Sebagai generasi penerus, lebih baik tidak kenal namanya narkoba, meskipun mungkin ada disekitar kita,” papar Maria.
Dikatakan Maria, ada tiga sifat jahat narkoba, yakni habitual, adiktif dan toleran.
“Habitual membuat pemakai selalu teringat dan terkenang, bahkan terbayang untuk selalu mencari dan rindu,” jelas Maria.
Sifat tersebut, aku Maria, membuat mantan pemakai narkoba akan kambuh lagi. Seperti aktor Amar Zoni, yang beberapa kali tertangkap polisi dalam kasus narkoba.
“Sifat Adiktif itu, memaksa pemakai narkoba menggunakan terus barang haram itu, tidak dapat menghentikannya,” ujar Maria.
Dan sifat toleran, lanjut Maria, yaitu membuat tubuh pemakainya semakin lamasemakin menyatu dengan narkoba, dan menyesuaikan diri dengan narkoba, sehingga menuntut dosis pemakaian yang lebih tinggi.
Sedangkan Ketua Bawaslu Kota Kupang, Yunior Adi Nange mengatakan, sebagai pemilih pemula, harus ikut mengawal kelancaran Pilkada 2024 yang akan digelar pada 27 November 2024.
“Kalau memang ada kecurangan yang dilakukan Paslon atau timnya, jangan ragu untuk melaporkan, meskipun sudah ada pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan,” pinta Adi Nange. (joey)
Follow