Mei 2026, NTP NTT Alami Peningkatan 0,45 Persen

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com — Pada Mei 2026, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 99,86, atau mengalami peningkatan 0,45%, jika dibandingkan dengan NTP April 2026.

“Kenaikan NTP ini, disebabkan oleh Index Terima mengalami peningkatan lebih besar, dibandingkan dengan peningkatan Indeks Bayar,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B. Kale saat jumpa pers virtual, Selasa (2/6/2026).

Dikatakan Matamira, Indeks Terima tercatat naik 0,52%, sedangkan Indeks Bayar naik 0,06%.

“Komponen Indeks Bayar meningkat 0,08%, sedangkan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal mengalami penurunan 0,15%,” jelas Matamira.

Selanjutnya, tambah Matamira,bpada bulan Mei 2006, NTP menunjukkan adanya perubahan positif, dimana terjadi kenaikan sebesar 0,45%.

“Naiknya NTP pada bulan Mei 2026, dipengaruhi oleh naiknya NTP pada hampir semua subsektor pertanian penyusunnya, kecuali subsektor peternakan,” ungkap Matamira.

Dijelaskan Matamira, peningkatan NTP pada Mei 2026 ini, terutama dipengaruhi oleh naiknya NTP seluruh subsektor, kecuali subsektor peternakan yang memiliki perubahan relatif kecil.

“Komoditas yang menjadi penyumbang naiknya NTP diantaranya, kenaikan nilai produksi kakao atau coklat biji, kacang hijau, jagung, kopi dan vanili,” ujar Matamira.

Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP), kata Matamira, merupakan perbandingan antara Indeks Terima terhadap Biaya Produksi dan Penahan Barang Modal (BPPBM), yang merupakan komponen dari Indeks Bayar.

“NTUP dapat lebih mencerminkan kemampuan produksi petani, karena yang dibandingkan hanya produksi pertanian, dengan biaya dalam memproduksinya,” tambah dia.

Pada Mei 2026 NTUP, lanjut Matamira, tercatat sebesar 14,86 atau naik 0,66%, dibandingkan April 2026. Peningkatan NTUP dipengaruhi oleh peningkatan pada seluruh subsektor, kecuali subsektor peternakan, yang sedikit mengalami penurunan.

Dijelaskan Matamira, indeks harga konsumsi rumah tangga petani pedesaan pada Mei 2026, mengalami kenaikan 0,08%.

“Komoditas yang memberikan andil besar, dalam Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pertanian adalah kopi, minyak goreng, beras dan bawang merah,” ujarnya.

Jadi perkembangan IKRT secara Y on Y, jelas Matamira, untuk Mei 2026 terhadap Mei 2025 sebesar 2,57%. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...