Larantuka, seputar-ntt.com – Menyongsong Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) ULP Larantuka kembali menghadirkan aksi nyata kepedulian sosial melalui program Light Up The Dream (LUTD). Bertempat di Kelurahan Sarotari Tengah, Kabupaten Flores Timur, PLN menyalakan sambungan listrik mandiri untuk tiga keluarga penerima manfaat pada Rabu (23/09)
Ketiga penerima manfaat tersebut adalah Martha Letek, Piter Moling Pati, dan Yohana Jawa. Sebelumnya, mereka beraktivitas tanpa akses listrik mandiri. Kini, hadirnya energi listrik di rumah masing-masing menjadi tumpuan baru untuk mendukung penerangan, pendidikan anak, serta kenyamanan aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Manager PLN ULP Larantuka, Yufenalis Irovanto Malar, menjelaskan bahwa Light Up The Dream merupakan gerakan sosial berbasis donasi sukarela dari pegawai PLN sendiri untuk memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini adalah wujud empati dan kepedulian insan PLN. Hari ini, tiga keluarga di Sarotari Tengah telah resmi menikmati listrik mandiri. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas keluarga penerima,” ujar Yufenalis.
Rasa haru dan syukur terpancar dari salah satu penerima manfaat, Martha Letek, yang kini rumahnya dialiri listrik berdaya 900 VA.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Dulu kami belum punya listrik sendiri, sekarang rumah kami sudah terang. Terima kasih banyak kepada PLN yang sudah membantu keluarga kami,” ungkap Martha dengan mata berkaca-kaca.
Ungkapan gembira juga dirasakan oleh Piter Moling Pati dan Yohana Jawa. Sebagai petani yang menghabiskan sebagian besar waktunya di ladang, keberadaan listrik di rumah memberikan kenyamanan beristirahat dan memudahkan berbagai urusan rumah tangga di malam hari.
Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa semangat berbagi dalam program LUTD merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong dan keadilan sosial.
“Menyongsong Hari Kesaktian Pancasila, kami ingin menghidupkan nilai-nilai luhur bangsa melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Pancasila mengajarkan kita untuk saling peduli dan mengulurkan tangan. Melalui Light Up The Dream, insan PLN ingin menyalakan terang sekaligus menumbuhkan harapan baru agar manfaat energi dapat dirasakan secara adil dan merata,” jelas Eko.
Bagi PLN, setiap kilatan cahaya yang menyala di rumah warga membawa makna yang jauh lebih dalam dari sekadar penerangan fisik. Di balik terang tersebut, ada semangat melayani, empati, serta komitmen berkelanjutan untuk mendorong kehidupan masyarakat daerah agar semakin sejahtera dan berdaya.(*)
Follow