Pink Beach Komodo, Pantai Merah Muda Langka yang Bikin Labuan Bajo Mendunia

Date:

Share:

Labuan Bajo, seputar-ntt.com – Salah satu destinasi paling ikonik di Nusa Tenggara Timur adalah Pink Beach atau Pantai Merah yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo, Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Warna pasirnya yang merah muda menjadikan pantai ini sebagai salah satu dari sedikit pantai merah muda di dunia.

Keunikan warna pasir Pink Beach berasal dari serpihan karang merah yang tercampur dengan pasir putih. Proses alami yang berlangsung ribuan tahun ini menghasilkan kombinasi warna yang sulit ditemukan di destinasi lain. Saat air laut pasang, warna merah muda tersebut tampak semakin kontras dengan birunya laut Flores.

Pantai ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Komodo sehingga untuk berkunjung, wisatawan perlu membeli tiket masuk kawasan konservasi. Perjalanan menuju lokasi umumnya ditempuh dengan kapal phinisi dari Labuan Bajo, yang sekaligus mengambil rute destinasi lain seperti Pulau Padar, Pulau Rinca, dan Manta Point.

Selain menikmati pemandangan, Pink Beach juga menawarkan aktivitas snorkeling. Terumbu karang di perairan ini termasuk sehat dengan kehidupan laut yang beragam, mulai dari ikan-ikan karang berwarna-warni hingga biota laut yang lebih besar di perairan yang lebih dalam.

Wisatawan yang berkunjung diharapkan menjaga ekosistem dengan tidak menyentuh atau menginjak karang, tidak membuang sampah, dan tidak mengambil pasir maupun cangkang sebagai suvenir. Kawasan ini dijaga ketat karena statusnya sebagai kawasan konservasi, habitat komodo dan keanekaragaman hayati laut yang dilindungi.

Sebagian besar perjalanan ke Pink Beach dimulai dari Labuan Bajo yang kini berkembang sebagai pintu masuk wisata NTT bagian barat. Kota kecil di ujung Flores ini memiliki beragam pilihan kapal, mulai dari perahu bersama hingga kapal phinisi mewah untuk perjalanan beberapa hari.

Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau sekitar April hingga Juni, ketika laut relatif tenang dan jarak pandang di bawah air optimal. Musim penghujan dengan angin kencang kerap membuat pelayaran menuju kawasan ini ditunda demi keselamatan.

Pink Beach adalah bukti bahwa kekayaan alam NTT tidak hanya soal komodo. Kombinasi geologi dan biota laut menciptakan pemandangan yang membuat wisatawan mancanegara menjadikan Nusa Tenggara Timur salah satu tujuan utama mereka di Indonesia.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...