Menaklukkan Gunung Inerie Ngada Flores, Panorama Vulkanik Terbaik di NTT

Date:

Share:

Ngada, seputar-ntt.com – Gunung Inerie berdiri gagah di Kabupaten Ngada, Flores, dengan puncak berketinggian sekitar 2.245 meter di atas permukaan laut. Pegunungan ini menjadi salah satu destinasi pendakian paling menantang sekaligus memukau di Nusa Tenggara Timur.

Bentuk kerucut yang nyaris sempurna membuat Inerie kerap dijuluki sebagai gunung berapi paling ikonik di Flores. Dari puncaknya, pendaki dapat menyaksikan hamparan sawah, kampung adat, hingga garis pantai Flores Selatan dalam satu bidang pandang.

Jalur pendakian umumnya dimulai dari Desa Wolondoto, Kecamatan Bajawa. Perjalanan menuju pos pendaftaran dapat ditempuh sekitar 30 menit berkendara dari pusat Kota Bajawa menggunakan kendaraan sewa maupun ojek.

Durasi pendakian hingga puncak rata-rata empat hingga enam jam, tergantung kebugaran. Jalurnya didominasi padang sabana, tanah berbatu, dan lereng berpasir vulkanik yang curam menjelang kawah.

Pendakian paling nyaman dilakukan pada musim kemarau, sekitar bulan April hingga Oktober. Pada musim hujan, jalur menjadi licin dan pemandangan kerap tertutup kabut tebal sehingga risiko tersesat meningkat.

Calon pendaki disarankan berangkat subuh sekitar pukul empat pagi agar mencapai puncak saat matahari terbit. Momen golden hour di puncak Inerie menjadi salah satu pemandangan yang paling banyak diburu wisatawan.

Persiapan yang memadai wajib dilakukan. Bawa air minimal dua liter, jaket tebal, headlamp, sepatu bertekstur keras, serta makanan ringan bergizi. Sinyal telepon di sepanjang jalur tidak stabil sehingga pendakian sebaiknya dilakukan berkelompok.

Ada pula aturan adat yang harus dihormati. Masyarakat sekitar meyakini Gunung Inerie sebagai tempat sakral sehingga pendaki diminta menjaga perilaku, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengikuti arahan pemandu lokal.

Biaya pendakian relatif terjangkau. Tiket masuk perorang dikenakan pada pos pendaftaran, sementara sewa pemandu lokal biasanya dipatok terpisah sesuai kesepakatan. Menggunakan jasa pemandu juga membuka lapangan penghasilan bagi warga sekitar.

Bagi pecinta alam, Inerie menawarkan pengalaman yang jarang ditemukan di gunung lain: kombinasi medan vulkanik yang liar, udara pegunungan yang dingin, dan panorama Flores yang membentang sejauh mata memandang.

Bagi wisatawan yang tidak hendak mendaki, kaki gunung Inerie juga cocok sebagai lokasi berfoto dengan latar kerucut raksasa tersebut, terutama dari kawasan sawah dan kampung adat Bena yang berada tidak jauh dari lokasi.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Prakiraan Cuaca NTT Jumat 9 Oktober 2026: Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan cuaca NTT 9 Oktober 2026: Kupang cerah berawan tanpa hujan, suhu 14-34 Celsius, waspada angin kencang 32 km/jam di Sabu dan Waingapu.

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...