Jaga Daya Tahan Tubuh Anak Saat Pancaroba di NTT, Ini Kiat Sederhana yang Bisa Diterapkan di Rumah

Date:

Share:

KUPANG, seputar-ntt.com – Pergantian musim kemarau ke musim hujan di Nusa Tenggara Timur kerap membawa rangkaian keluhan kesehatan pada anak, mulai dari batuk pilek hingga demam. Orang tua di daerah tropis seperti NTT sebaiknya mulai menyiapkan daya tahan tubuh anak sejak dini menghadapi periode pancaroba yang tidak menentu ini.

Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terserang infeksi saluran pernapasan saat cuaca berubah. Paparan debu di musim kemarau yang masih tersisa, ditambah kelembapan meningkat menjelang hujan, menciptakan kondisi ideal bagi virus dan bakteri berkembang, terutama di lingkungan sekolah dan tempat bermain.

Cara paling mendasar menjaga imunitas anak adalah memastikan asupan gizi seimbang. Menu makanan dengan kombinasi karbohidrat, protein hewani maupun nabati, sayur, dan buah lokal sangat membantu. Buah yang kaya vitamin C seperti jeruk, pepaya, dan mangga yang mudah dijumpai di pasar NTT dapat menjadi pilihan praktis dan terjangkau bagi keluarga.

Selain pola makan, kecukupan tidur juga menentukan kuat tidaknya sistem imun anak. Anak usia sekolah dasar disarankan tidur sekitar sembilan hingga sebelas jam sehari. Jam tidur yang teratur membantu tubuh memperbaiki sel-sel dan membentuk pertahanan terhadap kuman penyebab batuk dan pilek.

Aktivitas fisik rutin turut berperan penting. Anak yang aktif bergerak, bermain, dan berolahraga sederhana seperti bersepeda atau bermain bola di lingkungan rumah memiliki sirkulasi darah yang lebih baik sehingga sel imun bekerja optimal. Namun, orang tua perlu memperhatikan waktu bermain agar anak tidak kelelahan justru menurunkan daya tahan tubuh.

Kebersihan diri tetap menjadi tameng utama. Membiasakan anak mencuci tangan dengan sabun setelah bermain dan sebelum makan, serta mengajarkan etika batuk dan bersin menutup mulut dengan siku bagian dalam, efektif memutus rantai penularan infeksi saluran pernapasan di rumah dan sekolah.

Asupan air putih yang cukup juga kerap luput. Anak yang aktif bermain di cuaca NTT yang panas membutuhkan hidrasi lebih banyak. Kebiasaan minum air putih enam hingga delapan gelas sehari membantu menjaga membran lendir saluran pernapasan tetap lembap sehingga tidak mudah menjadi pintu masuk kuman.

Suhu udara pagi di dataran tinggi NTT seperti Soe dan Ruteng bisa terasa dingin saat pancaroba. Orang tua sebaiknya memastikan anak memakai pakaian yang cukup hangat saat berangkat sekolah, dan mengeringkan tubuh serta rambut anak segera setelah terguyur hujan agar tubuh tidak kedinginan berkepanjangan.

Yang tidak kalah penting adalah memastikan imunisasi dasar anak lengkap sesuai jadwal posyandu atau puskesmas. Vaksinasi merupakan bentuk perlindungan spesifik paling efektif terhadap sejumlah penyakit menular. Bila anak mulai menunjukkan gejala demam tinggi lebih dari dua hari, batuk memburuk, atau lemas berlebihan, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat tanpa menunggu kondisi memburuk. Langkah sederhana yang dilakukan konsisten di rumah adalah kunci anak tetap sehat sepanjang pergantian musim.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Prakiraan Cuaca NTT Jumat 9 Oktober 2026: Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan cuaca NTT 9 Oktober 2026: Kupang cerah berawan tanpa hujan, suhu 14-34 Celsius, waspada angin kencang 32 km/jam di Sabu dan Waingapu.

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...