Pantai Ekas Sumba Timur, Surga Tersembunyi Peselancar di Ujung Selatan Pulau Sumba

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Di ujung selatan Pulau Sumba, Kabupaten Sumba Timur, tersembunyi sebuah teluk dengan garis pantai panjang yang mulai dikenal para pencari ombak dari berbagai penjuru dunia. Namanya Pantai Ekas, destinasi yang menawarkan kombinasi garis pasir putih, perbukitan kering khas savana Sumba, dan ombak panjang yang konsisten hampir sepanjang tahun.

Ekas terbagi menjadi dua area utama yang sering disebut para wisatawan sebagai Ekas Inside dan Ekas Outside. Ekas Inside memiliki ombak yang lebih ramah bagi peselancar pemula hingga menengah, dengan gelombang bergulir landai dan cukup lembut saat musim bergantung. Sementara Ekas Outside menawarkan ombak lebih besar dan berkekuatan tinggi, yang hanya disarankan bagi peselancar berpengalaman.

Untuk mencapai lokasi ini, perjalanan dimulai dari Waingapu, ibu kota Kabupaten Sumba Timur, dengan kendaraan darat sekitar dua hingga tiga jam ke arah selatan. Jalanan sebagian masih berupa jalan berbatu dan tanah, sehingga sepeda motor berpenumpang atau kendaraan sewa tipe hardtop menjadi pilihan paling umum. Kondisi jalan inilah yang membuat Ekas relatif sepi dan menjaga pantainya tetap alami.

Di sekitar area pantai, tersedia beberapa penginapan sederhana berupa pondok wisata yang dikelola warga setempat. Fasilitasnya terbatas, namun pemandangan matahari terbit di sisi timur teluk dan suasana tenang jauh dari keramaian menjadi nilai utama. Warga desa sekitar juga menyediakan perahu nelayan yang dapat disewa untuk menyusuri teluk atau memancing di perairan lepas.

Keindahan Ekas tidak berhenti di lautnya. Bukit-bukit savana yang mengapit teluk menguning pada musim kemarau dan berubah hijau saat musim hujan tiba. Kombinasi warna biru laut, pasir putih, dan bukit keemasan itu menjadikan kawasan ini salah satu spot foto paling khas di gugusan selatan Sumba, bersanding dengan destinasi tetangga seperti Kalala dan Walakiri.

Waktu terbaik berkunjung umumnya pada bulan April hingga Oktober, ketika angin muson timur membuat kondisi laut lebih tenang di sisi dalam teluk. Sebaliknya, para peselancar justru kerap datang pada musim bergelombang besar untuk mengejar ombak Ekas Outside. Wisatawan tetap disarankan memantau prakiraan cuaca karena ombak di selatan Sumba bisa berubah cepat.

Pemerhati pariwisata lokal berulang kali menilai Ekas sebagai contoh destinasi yang tumbuh alami tanpa pembangunan masif. Pengelolaan berbasis komunitas, kata mereka, menjadi kunci agar pantai ini tidak kehilangan karakternya seiring meningkatnya jumlah kunjungan.

Buat wisatawan yang mencari ketenangan, ombak, atau sekadar pemandangan savana bertemu laut, Pantai Ekas menyediakan ketiganya dalam satu teluk. Kesederhanaannya justru menjadi daya tarik utama yang membedakannya dari destinasi pantai lain di Nusa Tenggara Timur.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Prakiraan Cuaca NTT Jumat 9 Oktober 2026: Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan cuaca NTT 9 Oktober 2026: Kupang cerah berawan tanpa hujan, suhu 14-34 Celsius, waspada angin kencang 32 km/jam di Sabu dan Waingapu.

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...