Kupang, seputar-ntt.com – Iklim Nusa Tenggara Timur yang panas dan kering sepanjang tahun menuntut perhatian khusus pada kesehatan jantung. Suhu udara yang kerap menembus di atas 35 derajat Celsius membuat jantung bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Panas berlebih memicu pembuluh darah melebar dan detak jantung meningkat agar aliran darah ke kulit bertambah. Mekanisme ini sebenarnya normal, tetapi pada orang dengan tekanan darah tinggi atau kelainan jantung, beban tambahan tersebut bisa memicu keluhan seperti jantung berdebar, kepala ringan, hingga kelelahan berlebih.
Pertama, jaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih secara teratur, bukan hanya saat haus. Rasa haus muncul ketika tubuh sudah mulai kekurangan cairan, dan dehidrasi ringan saja dapat menebalkan darah sehingga jantung harus memompa lebih berat.
Kedua, atur jadwal aktivitas fisik. Hindari pekerjaan berat di luar ruangan pada puncak panas antara pukul 11.00 hingga 15.00 WITA. Bila memungkinkan, geser pekerjaan lapangan ke pagi hari atau menjelang sore ketika suhu udara lebih bersahabat bagi tubuh.
Ketiga, kurangi asupan garam, gorengan, dan makanan olahan berlemak. Pola makan khas yang tinggi garam dari lauk asin atau ikan asin kering yang populer di sejumlah daerah NTT dapat mendorong tekanan darah naik perlahan. Perbanyak sayur, buah lokal, dan sumber protein rendah lemak sebagai pengimbang.
Keempat, hentikan kebiasaan merokok dan hindari asap rokok. Zat dalam asap tembakau merusak lapisan dalam pembuluh darah, mempersempit saluran darah, dan mempercepat penumpukan plakat. Risiko tersebut bertumpuk dengan beban panas yang sudah dipikul jantung setiap hari.
Kelima, luangkan waktu bergerak aktif minimal 30 menit sehari, misalnya jalan kaki pagi di sekitar rumah. Aktivitas rutin justru melatih jantung bekerja lebih efisien, selama dilakukan bertahap dan tidak dipaksakan saat cuaca sangat panas.
Keenam, kenali tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan. Nyeri atau rasa tertekan di dada yang menjalar ke lengan kiri atau rahang, sesak napas berlebih, keluar keringat dingin, dan pusing hebat adalah gejala yang perlu ditangani dokter secepatnya, bukan ditunggu hilang sendiri.
Bagi warga yang sudah terdiagnosis hipertensi atau penyakit jantung, konsistensi minum obat sesuai anjuran tenaga kesehatan menjadi kunci. Jangan menghentikan obat hanya karena badan terasa membaik, dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat.
Melindungi jantung di iklim panas bukan perkara rumit. Kombinasi hidrasi cukup, pola makan sederhana, gerak aktif teratur, dan kepatuhan kontrol medis sudah melipatgandakan peluang jantung tetap sehat, sepanjang kebiasaan baik itu dijalankan terus-menerus oleh masyarakat NTT.(*)
Follow