Cegah Kejahatan Siswa, Guru di Kota Kupang Ikut Bimtek

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Puluhan guru di Kota Kupang ikut bimbingan teknik (Bimtek) teknik pencegahan kejahatan (diteksi dini) dikalangan pelajar. Bimtek ini diikuti 60 orang tingkat SMA/SMK/MA yang adalah perwakilan dari 30 sekolah yang ada di Kota Kupang.

Asisten III Setda Kota Kupang ketika membuka acara Bimtek,Senin (12/10/2015) di Restoran Teluk Kupang, mengatakan, pemerintah sangat menyambut baik Bimtek peningkatan kerjasama dengan aparat keamanan dalam teknik pencegahan kejahatan di kalangan pelajar bagi para guru SMA/SMK/MA se Kota Kupang,Karena Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi dan menjadi miniatur sekaligus barometer di provinsi NTT memiliki kompleksitas persoalan yang melahirkan  kerawanan sosial yang cukup tinggi.

Dikatakannya, salah satu bentuk kerawanan yang masih terjadi yakni adanya aksi-aksi yakni tindakan kejahatan, tawuran, kekerasan, penganiyaan, pencurian, pemerkosaan, mabuk-mabukan, pemakaian Narkoba serta kejahatan lain yang dapat dilakukan dikalangan pelajar baik perorangan maupun kelompok.

Dengan masih adanya kerawanan  yang masih terjadi, kata Djamal, perlu mendapat perhatian yang cukup serius dari semua pihak.

“NTT khususnya Kota Kupang memiliki kompleksitas persoalan maka perlu menjadi perhatian serta pembinaan dan bimbingan yang serius baik sekolah, pemerintah daerah, maupun instansi terkait dalam menciptakan situasi kamtramitbmas yang kondusif didaerah ini,” katanya.

Ia mengharapkan, para peserta Bimtek dapat memahami dan membantu pemerintah dalam upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan lingkungan melalui peran aktif para pelajar dengan menerapkan pendidikan budi pekerti, moralitas maupun pembinaan kerohanian secara berkala.

“Saya berharap melalui Bimtek ini para peserta bisa memberikan didikan bagi pelajar dengan membuka ruang komunikasi secara tulus, jujur dan konstruktif antara pelajar dengan para guru maupun dengan segenap elemen masyrakat dalam keanekaragaman guna mendukung dan memperkuat persatuan dan kesatuan guna mempercepat akselerasi pembangunan daerah ini,” pintanya.

Sementara ketua panitia Jeriyanto R.R.Lakusa dalam laporannya
mengatakan, tujuan Bimtek yakni memberikan pemahaman kepada guru sebagai pengajar dan pendidikan di sekolah tentang bagaimana teknik pencegahan tindakan kejahatan di kalangan pelajar maupun antisipasi pengaruh radikalisme, dan mengeliminir terjadinya tindakan kejahatan di kalangan pelajar.

“Sasaran kegiatan ini meningkatkan dan memantapkan peranan para guru SMA/SMK/MA,dalam mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan di sekolah masing-masing,” katanya (riflan hayon)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...