Lapas Penfui Dijatahi Napi Teroris Asal NTB

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menyebarkan sedikitnya 35 orang terpidana teroris di seluruh Indonesia. Dari 35 orang terpidana yang merupakan teroris itu, NTT mendapatkan jatah satu orang yakni Iskandar.

Iskandar, salah satu teroris asal Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis, (26/11/2015)tiba di NTT sekitar pukul 09.00 Wita.  Iskandar dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kupang, untuk menjalani hukuman setelah adanya putusan dari Mahkamah Agung (MA).

Iskandar diputuskan Mahkamah Agung (MA) delapan tahun penjara, karena terlibat aksi teroris di Pulau Jawa. Iskandar diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Citilink dan tiba di Kupang sekitar pukul 09.00 Wita dengan pengawalan ketat tiga anggota Densus 88 serta staf Kejaksaan Agung.

Kajati NTT, John W. Purba, SH, MH melalui Kasi Penkum dan Humas, Ridwan Angsar ketika ditemui di Lapas Klas II A Kupang mengatakan, Iskandar merupakan salah satu teroris yang dipindahkan ke Lapas Klas II A Kupang.

Iskandar dipindahkan, lanjutnya, karena kebijakan pemerintah Indonesia agar 35 orang teroris itu tidak berkumpul dalam satu Lapas untuk menghindariaksi mereka selanjutnya dengan menyusun rencana lagi di dalam Lapas.

“Terpidana ini terlibat kasus teroris di Dompu, NTB, dirinya dipindahkan ke NTT karena kebijakan pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk menghindari aksi atau rencana mereka didalam Lapas nanti, ” kata Ridwan.

Iskandar, menurut dia, telah menjalani hukuman selama lima tahun, sehingga sisa menjalani hukuman selama tiga tahun di Lapas Kupang. Iskandar sebelumnya ditahan rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua. Iskandar di pindahkan di NTT sekaligus menjalani sisa tahanannya selama 3 tahun.

Dia mengaku terpidana kasus teroris ini di tahan di sel khusus dan tidak tergabung dengan terpidana lainnya di Lapas guna untuk mengantisipasi pergerakan mereka di daerah ini.

Iwan menambahkan, terpidana teroris ini juga akan dijadikan saksi terkait kasus teroris yang melibatkan warga Dompu lainnya yang ditangkap tim Densus 88 pada April 2015 lalu di Manggarai Barat. (reka)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...