Dililit Ular, Seorang Perempuan Di Adonara Berubah Jadi Patung

Date:

Share:

Waiwerang, seputar-ntt.com – Kejadian ini menggemparkan hampir seluruh pelosok kecamatan Klubagolit dan Witihama di Adonara, Kabupaten Flores Timur.  Selain masyarakat di dua kecamatan tersebut, para facebookers juga pensaran dengan unggahan foto dan tulisan tentang kejadian tersebut.

Diceritakan oleh salah satu facebooker yang diketahui akunnya bernama Shemon Donara, bahwa kejadian tersebut berawal ketika Keluarga besar Goran Tokan sengaja mengadakan rekreasi pada Kamis sore, (14/07/16), ke pantai Nuha Wato Peni, Meko, di kecamatan Witihama, Adonara, Flores Timur.

Saat berekreasi ditempat tersebut, tiba-tiba mereka mendengar suara jeritan seseorang dan mereka kemudian menghampiri suara tersebut. Saat menghampiri suara itu, mereka kaget karena ternyata suara tersebut adalah seorang perempuan yang kelihatan cukup tua sedang menangis karena dililit seekor ular.

Melihat kejadian ini, Keluarga Goran Tokan berniat ingin menolong perempuan tua itu. Namun saat hendak mau menolong, perempuan tua itu berubah menjadi patung. Patung yang terlihat mirip ukiran kayu itu, kemudian dibawah pulang ke desa Watoone (desa asal Gubernur NTT, Frans Lebu Raya) di Kecamatan Witihama, kabupaten Flores Timur.

Memang setelah memosting gambar dan status, banyak facebooker yang tidak percaya dengan kejadian ini, bahkan banyak komentar yang balik mengecam Shemon.  Namun dari puluhan komentar tersebut yang salah satu akun bernama Darah Watoone juga membenarkan postingan ini.

Menurut Darah, setelah membaca postingan ini dirinya juga tidak yakin kalau kejadian ini merupakan kisah nyata. Namun Dia mengaku setelah  melakukan konfirmasi via selulernya ke Watoone, Darah mengatakan kejadian ini benar adanya dan tidak direkayasa. “Sebelumnya juga saya tidak percaya, tapi setela saya telpon beliau saya, semua ini kenyataan, tidak ada rekayasa”, tulis Darah”.

Memang setelah media ini mencoba menelpon beberapa sumber di Watoone, ada beberapa yang membenarkan kejadian ini. Namun beberapa sumber juga mengaku tidak tahu kejadian ini dan hanya mendengar ceritera dan tidak melihat langsung. (Broin Tolok )

 

 

 

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...