Kupang, seputar-ntt.com – Siang itu matahri benar-benar membakar pulau Sabu. Suhu udara berada pada angka 33 derajat Celsius. Panas terik yang membuat kepala terasa meledak itu seperti tak berpengaruh pada belasan ribu masa pendukung mandiri yang menyemut di jalan Tulaika Sabu barat pada Sabtu, 2 Desember 2015 silam. Kehadiran massa ini untuk mendengar orasi Politik pada kampanye akbar paket Mandiri Jilid 2.
Sebelum para juru kampanye memulai orasi politik, Pendeta Karel Lobo diminta untuk membuka kegiatan dengan doa. Saat suasa berdoa berjalan khusuk dibawah rindang pohon kelapa, nampak air mata Marthen Dira Tome mengalir deras dari kedua kelopak matanya. Melihat dia menangis, seputar ntt tertegun, sebab selama ini tidak pernah sosok yang terkenal tegas ini lemah apalagi mengeluarkan air mata. Entah apa yang ada dalam hatinya, sehingga bulir air mata seperti hendak menahan panasnya matahari di bumi sejuta lontar.
Tiga kali Marthen Dira Tome mengeluarkan saputangan putih dari saku celananya untuk melap air mata yang nampak begitu deras disaat Pendeta Karel Lobo sedang bertelut diatas panggung kampanye akbar. Mungkin banyak orang yang tidak melihat air mata tersebut jatuh dipelipis sang pemimpin mereka, namun jaraknya dengan seputar ntt begitu dekat.
Air mata Dira Tome seperti menyimpan rahasia, sebab bagimana mungkin seorang yang sering dicemooh bahkan dimaki karena dnilai arogan dan otoriter ini, bisa mengeluarkan airmata diantara ribuan orang yang sedang menanti orasi politik dan janji masa depan lewat visi dan misi yang akan disampaikan.
“Saya begitu tersentuh melihat masyarakat yang begitu banyak datang kampanye ditengah panas terik ini. Saya menangis karna saya tidak bisa membalas apa yang mereka perbuat hari ini. Saya merasa begitu berat beban yang harus saya pikul supaya masyarakat di Sabu Raijua bisa terlepas dari kesulitan yang telah beranak pinak dinegeri ini,” kata Dira Tome ketika ditanyai kenapa dirinya menangis saat kampanye.
Rupanya air mata Dira Tome telah menjadi pertanda kemenangan hari ini. Bagimana tidak dari data sementara yang dihimpun menunjukkan Paket Mandiri Jilid 2 sementara Unggul. Data di Mandiri center pada pukul 18:00, Paket Tulus memperoleh 15.676 suara atau 38,97%, Paket Kibar, 644 suara atau 1,60% dan Paket Mandiri 23.901 suara atau 59,42 persen dari total suara sah yang masuk sebanyak 40.221 suara. Sementara Daftar Pemilih Tetap (DPT) Sabu Raijua sebanyak 52. 917 pemilih.
Sementara data yang diperoleh dari Center paket Tulus menunjukkan Paket Tulus memperoleh 10.352 suara, Paket Kibar 419 suara dan Paket Mandiri 16.706 suara dari total suara sah yang masuk sebanyak 27.477 suara.
Air mata sang rajawali itu seperti telah membuka tirai kemenangan untuk melihat cahaya masa depan yang cerah bagi masyarakat di Pulau Sejuta Lontar, Sabu Raijua. Ditengah hinaan, makian bahkan kampanye hitam yang mendera Paket Mandiri dari semua penjuru mata angin, telah terbukti hari ini ketika masyarakat Sabu Raijua telah menjatuhkan pilihan mereka pada sang Ratu Kolo Moto Ti Kebolo Hawu Miha. (joey rihi ga)
Follow