Anggota DPRD Minta Ketegasan Camat Waigete Selesaikan Status Jalan di Desa Egon

Date:

Share:

Maumere, seputar-ntt.com – Anggota DPRD Sikka Fraksi Gerindra, Fabianus Toa meminta Camat Waigete, Mayella da Cunha lebih tegas menyelesaikan polemik status jalan di Desa Egon pasalnya ada dua berita acara yang dibuat Camat Waigete yang isinya saling bertolak belakang dan membingungkan.

Menurut Fabianus, berita acara pertama tertanggal 23 Januari 2018 itu menghadirkan beberapa pemilik lahan yang sudah menyetujui melepas lahannya dipakai sebagai jalur Jalan Usaha Tani namun dalam perjalanan waktu, Camat membuat sebuah pertemuan dengan agenda yang sama tanpa melibatkan para pemilik tanah yang sebelumnya diundang pada pertemuan pertama itu. Camat malah mengundang perusahaan yang mengambil material di lokasi Galian C Desa Egon, PT. Nusa Tenggara Jaya (NTJ).
Fabianus mencurigai adanya konspirasi antara PT. NTJ dan Camat Waigete di mana dalam berita acara kedua yang dibuat pada tanggal 10 April 2018 menyebut Jalan Desa diubah menjadi Jalan Khusus bahkan perusahaan lain dilarang untuk beroperasi melewati ruas jalan Wairmitak – Bendungan tersebut.

“Inia ada apa? masa dalam pertemuan pertama yang hadir itu masyarakat pemilik tanah lalu dalam pertemuan kedua mereka sudah tidak dilibatkan tapi undang lagi PT. NTJ. Ini kan agak janggal. Ya kami sebagai anggota DPRD minta agar camat Waigete tegas,” tambah Fabianus.

Ketua BPD Desa Egon yang juga adalah pemilik lahan, Donatus Blaan ketika dihubungi media ini mengakui dirinya juga menghadiri pertemuan kedua tersebut namun ketika hendak menandatangani berita acara dirinya sempat keberatan karena pemilik tanah lainnya tidak dilibatkan lagi.

“Saya ini serba salah, saat mau tanda tangan saya keberatan juga kenapa pemilik tanah yang lain tidak diundang,” ujar Donatus.

Donatus menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mewakili pemilik tanah lainnya yang tidak dilibatkan lagi dalam pertemuan kedua itu.

“Pak camat panggil saya tanggal 9 April 2018 dan sampaikan bahwa dia sudah dengar penjelasan soal jalan ini dari Kepala Desa Egon dan Pihak PT. NTJ. Pak camat bilang dia malu. Makanya tanggal 10 April kami ikut pertemuan dan pak Camat bilang cukup kamu dua dengan Herman Yudit saja karena orang pasti dengar kamu dua,” tutur Donatus.(tos)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...