Kupang, seputar-ntt.com – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi mendapatkan angka 4 pada penarikan undian nomor urut bagi pasangan calon (Paslon) yang dilaksanakan di Hotel Atshon Kupang, Selasa, (13/2/2018). Lantas apa arti angka 4 bagi Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi?
“Semua nomor bagi saya bagus ya. Tinggal dikasih ke rakyat untuk memilih. Bagi saya nomor 1 sampai 4 itu tidak ada beda. Sama saja. Intinya kuta semua ikut Pilkada. Dapat nomor 4 kita syukuri dan biarkan rakyat yang memiliki kedaulatan yang akan memilih siapa pemimpin mereka,” kata Viktor Lasikodat.
Hal senada juga disampaikan oleh Josef Nae Soi. Dia mengatakan dirinya tidak mempercayai mitos maupun hal-hal mistis karena semua angka baik adanya. “Semua nomor bagus. Kita tidak percaya mistis dan mitos. Intinya, kita sudah siap bekerja bagi rakyat dengan semangat Kita Bangkit, Kita Sejahtera sesuai tagline paket Victory-Joss,” Pungkas Nae Soi.
Untuk diketahui Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi mendapatkan nomor urut 4 saat penarikan undian nomor urut Pasangan Calon (Paslo) Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT. Nomor ini akan digunakan pada surat suara saat Pilkada serentak, 27 Juni 2018 mendatang.
Sementara Pasangan Esthon L Foenay dan Christian Rotok menfaoatkan nomor urut 1, Pasangan Beny Kabur Harman dan Beny Litelnoni mendapat nomor urut 3 dan pasangan Marianus Sae dan Emilia J Nomleni memperoleh nomor urut 2.
“Sesuai kesepakatan kemarin maka pasangan calon yang datang lebih awal hari ini akan mendapatkan kesempatan pertama mengambil undian. Sesuai dengan data registrasi kami maka yang pertama menarik undian adalah Pasangan Beny Kabur Harman dan Beny Litelnoni kemudian disusul pasangan Marianus Sae dan Emilia J Nomeleni, lalu Pasangan Ethon L Foenay dan Christian Rotok dan terakhir Pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi,” ungkap Ketua KPU Provinsi NTT, Maryanti Luturmas Adoe.
Dia juga menjelaskan, partai pengusung Marianus Sae dan Emi Nomleni telah menyampaikan kepada KPU bahwa Calon Gubernur Marianus Sae tidak bisa hadir karena sedang menjalani proses hukum. “Jadi tadi partai pengusung telah memberitahukan bahwabPak Marianus Sae tidak bisa hadir dan karena itu maka yang mengambil nomor urut adalah calon wakil gubernur Emilia J Nomleni,” jelas Maryanti. (jrg)
Follow