Baru Pertanyaan Kelima, Daniel Adoe Sakit Jantung

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com Pemeriksaan pertama terhadap Daniel Adoe sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Kamis 21 November 2013, harus terhenti pada pertanyaan kelima karena karna mantan Walikota Kupang itu mengeluh sakit jantung.

“Yang bersangkutan mengeluh sakit jantung sehingga pemeriksaan dihentikan,”jelas kata Humas Kejati NTT Ridwan Angsar di Kupang, Kamis, 21 November 2013.

Mantan Wali Kota Kupang Daniel Adoe diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan buku sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama SMP tahun 2010 senilai Rp 2,7 miliar.

Mantan Wali Kota Kupang, menurut dia, diberikan waktu selama sepekan untuk memeriksa kesehatannya, sebelum dilanjutkan pemeriksaan oleh tim kejaksaan tinggi NTT. “Sesuai jadwal pemeriksaan akan dilakukan lagi pekan depan,” katanya.

Mantan Wali Kota Kupang menjalani pemeriksaan mengenakan baju batik cokelat, Daniel didampingi dua putrinya, Caroline dan Ike, serta tiga kuasa hukum.

Terkait penahanan Daniel Adoe katanya, ada beberapa unsur yang harus dipenuhi yakni unsur subjektf dan objektif. Namun, selama ini mantan Wali Kota Kupang masih kooperatif memenuhi panggilan kejaksaan. “Tergantung penyidik, melihat unsur subjektif dan objektifnya,” kata Ridwan.

Jhon Rihi, kuasa hukum Daniel Adoe membenarkan kliennya menderita sakit jantung, sehingga pemeriksaan dihentikan. “Klien saya terganggu, setelah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Akibatnya, kliennya menderita sakit dan sempat menjalani pemeriksaan kedokteran di Kupang. Setelah dilakukan pemeriksaan kliennya menderita sakit jantung, sehingga harus dirujuk ke Surabaya, Jawa Timur untuk melakukan pemeriksaan lebih lengkap. “Hasil pemeriksaan disini menunjukan bahwa jantungnya bermasalah,” katanya.

Namun, menurut dia, karena telah dipanggil untuk diperiksa, maka kliennya tetap memenuhi panggilan kejaksaan itu. “Pada pertanyaan kelima, apakah anda sehat. Klien saya menunjukan bukti keterangan dokter bahwa klien saya sakit. Klien saya tetap kooperatif,” katanya.(joe)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...