Bicara Garam dan Jalan di Sabu, Laiskodat Bilang MDT Bupati Cerdas

Date:

Share:

Seba, seputar-ntt.com – Calon Gubernur NTT,  Viktor Laiskodat bicara tentang potensi garam dan pembangunan jalan yang lebar di Sabu Raijua. Dia mengakui bahwa Marthen Dira Tome (MDT) adalah bupati cerdas yang memiliki perencanaan jangka panjang untuk kepentingan rakyat. Seorang pemimpin harus menaruh hati dan pikirannya kepada kesulitan yang dialami rakyat.

Hal ini disampaikan Viktor Bungtilu Laiskodat saat kampanye terbatas di Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Senin, (5/3/2018).

“Pemimpin harus cerdas. Marthen Dira Tome telah merintis tambak garam di Sabu Raijua dan itu adalah tipe pemimpin cerdas. Kalau kita mampu menutupi kekurangan garam untuk Indonesia maka kita punya harga di mata nasional. Tambak garam itu, bukan hanya sekedar membuka peluang kerja dan peningkatan PAD tapi bagaimana kita hadir untuk memenuhi kebutuhan nasional. Pemimpin juga harus sehat dan punya jaringan. Jalan yang dibangun harus lebar seperti yang dilakukan oleh Marthen Dira Tome di Sabu Raijua,” pungkas Viktor.

Pemimpin besar lahir dari kontemplasi penderitaan. Dengan pengalaman dalam penderitaan itulah maka seorang pemimpin bisa marasakan denyut kesusahan rakyat. Pemimpin yang pernah menderita akan menggunakan otiritas yang dimiliki hanya untuk kepentingan rakyat yang telah memberikan kuasa kepadanya.

“Saya bahagia karena berada di tengah orang-orang yang kuat dan mampu bertahan dalam kondisi yang sangat sulit. Orang Sabu Raijua hanya dengan gula air maka mereka bisa bertahan tanpa membutuhkan karbohidrat lain.  Orang Sabu tidak hanya ulet dan pekerja keras tapi juga memiliki kemampuan untuk bertahan dalam kondisi yang sulit. Saya tidak heran jika banyak orang-orang hebat lahir dari negeri ini,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat.

Sementara Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melki Lakalena dalam orasinya mengatakan sebelumnya Viktor Laiskodat mendorong dua putra terbaik untuk maju dalam kontestasi Pilgub NTT.  Dua putra terbaik itu adalah Marthen Dira Tome (MDT) dan Jecky Uly. Namun karena MDT tersangkut persoalan hukum maka maka tidak bisa maju. Demikian juga dengan pak Jecky Uly karena situasi politik maka tidak bisa maju.

“Pak Viktor sebenarnya sudah mendorong dua orang putra terbaik Sabu Raijua yakni MDT dan pak Jacky Uly. Tapi karena situasi politik dan persoalan hukum maka keduanya tidak jadi maju. Kenapa kita dukung paket Victory-Joss sebab mereka sudah berbuat bagi masyarakat. Mereka memiliki hubungan yang baik dengan pengambil kebijakan di negera ini. Kenapa Kran anggaran ada di Jakarta dan Kedua orang ini dekat dengan kran itu. Dulu Waktu saya maju dengan pak Medah 5 tahun lalu paket Tunas menang di Sabu Raijua dan kami berharap masyarakat memberi kepercayaan yang sama kepada paket Victory-Joss,” ujar Melki. (joey rihi ga)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...