Dewan Tuding Progres Permbangunan Tanggul Kuanfau Rekayasa

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Komisi III DPRD Kota Kupang menuding laporan pekerjaan pembangunan Tanggul Retensi Kuanfau di Kelurahan Oepura ada rekayasa administrasi. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat yang digelar, Rabu (27/1/2016) antara pemerintah dan Komisi III.

Hery Kadja, Merry Salouw, Nithanel Pandie serta Epi Seran mengaku laporan dari dinas PU, Konsultan dan Kontraktor adalah tidak benar. Laporan tersebut merupakan hasil rekayasa, karena kondisi lapangan tidak seperti itu dan sangat menyedihkan.

“Laporan yang dinas laporkan tak seindah di lapangan. Dan saya pikir ini merupakan rekayasa mereka saja,” kata Nithanel Pandie beserta koleganya itu.

Sementara Niki Uli mengatakan konsultan harusnya sudah bisa memperhitungkan saat ademdum pertama itu sudah harus selesai dikerjakan, tapi kenapa tidak selesai juga. Bagaimana perhitungan dari konsultan. Dan kurva S yang dibuat ini hanyalah abal-abalan. “Hitungan apa ini, masa kurva S 45 derajat. Kalau kita mau lihat Kontraktor abaikan waktu pekerjaan dan konsultan tidak bekerja,” katanya.

Menurut Niky Model pembesian yang dilakukan itu sangat menyedihkan. Bahkan ada pengecoran-pengecoran yang harusnya menyatu ternyata terpisah. Dan semua ini di rekayasa sejak dari mulai tender. “Dan kita lihat kemarin, metode pekerjaan yang dipakai itu kampungan dan manual. Karena itu stop dengan rekayasa lalu hentikan pekerjaan dan tolong buat pengaman disitu agar masyarakat aman dan tidak terjadi longsor. Kalau proses hukum pokja-pokja juga harus diproses karena ini rekayasa bersama,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas  PU, Benny Sain mengaku progres fisik pekerjaan tanggul retensi Kuanfau sampai dengan saat ini sudah mencapai 61,36 persen dengan realisasi pencairan anggaran sebesar 57 persen dari sisah pekerjaan 38 persen meliputi pengecoran kurang lebih 200 kubik, bronjong sebesar Rp 72 juta dan  urugan Rp 40 juta.

Kabid Pengairan Dinas PU, Jeanne Hadjon mengatakan sampai dengan saat ini CV Putri Loisa telah mencairkan uang muka sebesar 30 persen yakni RP 453 juta pada bulan Agustus di bulan Oktober CV Putri Loisa kembali mengajukan pencairan termin pertama 40 persen dengan fisik 45 persen dilapangan. Sehingga total uang yang sudah diterima oleh pihak kontraktor sebesar Rp 868 juta sama dengan 57 persen.

“Memang sejak tanggal 7 Desember tidak ada kegiatan lagi, tapi fisik sudah ada, hanya terkendala di proses pengecoran. Hanya 3 item. Pekerjaan saja yang belum dikerjakan yakni pengurukan, pengamanan bronjong dan pengecoran. Jadi tidak ada rekayasa lapangan dan tidak ada naikan progres,” katanya.

Konsultan pengawas, I Putu Adi Susila mengatakan ada 2 item pekerjaan pokok yakni Persiapan dan pembangunan tanggul. Pekerjaan persiapan sudah rampung 100 persen sedangkan pekerjaan pembangunan tanggul ada 19 item pekerjaan dan bru dilaksanakan 6 item, mulai dari galian tanah, pabrikasi dan pemasangan besi beton, lantai kerja, beton K 125 pekerjaan tugu tanggul, beton k 225 pekerjaan lantai tugu bendung, fondasi sayap kiri kanan dan beberapa item pekerjan yang sudah dikerjakan. “Semua ini di jumlahkan menjadi 61 persen. Jadi bukan rekayasa, tapi memang itu faktanya. Makanya bisa saja bapak ibu dewan kesana hanya melihat sepintas, makanya begitu tapi di lapangan 61 persen,” ujarnya.

Senada Kontraktor pelaksana CV. Putri Loisa, Gusti Lisnahan mengaku  progres fisik hingga saat ini sudah 61,36 persen sementara anggaran baru dicairkan 57 persen. “saya ambil uang 57 persen, cair bulan November, termin pertama,” katanya. (riflan hayon)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...