Dugaan Politik Uang di Tunbaun Yang Viral,  Gakkumdu Periksa Tiga Saksi

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Kupang, menindaklanjuti laporan dugaan politik uang yang dilakukan Ketua Golkar Kabupaten Kupang yang juga tim pemenangan Paslon Gubernur NTT Melki-Johni, Daniel Taimenas di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Marthoni Reo, pemeriksaan saksi ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima dan telah teregistrasi di Bawasli Provinsi NTT.

“Laporan resmi yang telah diterima Bawaslu Provinsi telah dilimpahkan kapada kami. Kalau sudah laporan sudah teregistrasi artinya secara formil dan materil laporan sudah terpenuhi, sehingga kita tindaklanjuti,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis, 24 Oktober 2024.

Dirinya mengatakan, Gakkumdu Kabupaten Kupang telah memeriksa sebanyak tiga orang saksi dalam dugaan politik uang yang dilakukan Daniel Taimenas.

“Hari ini kami sudah panggil tiga orang saksi, pelapor dan terlapor, namun yang baru kami periksa saksi hari ini, sementara pelapor dan terlapor belum bisa hadir, segera kita jadwalkan ulang,” jelas Marthoni Reo.

Dirinya berharap adanya kerja sama yang baik antara pelapor, terlapor dan Bawaslu agar proses pemeriksaan ini bisa berjalan sesuai dengan prosedur yang ada di Bawaslu.

Marthoni menjelaskan, setelah pemeriksaan di Bawaslu Kabupaten Kupang yang didampingi kejaksaan dan kepolisian selesai dan terpenuhi adanya pelanggaran pemilu maka akan dilanjutkan dengan penyidikan atau penerusan ke pihak kepolisian.

Sementara itu Kornelis yang merupakan tokoh masyarakat dan juga tokoh umat di GMIT Sesawi Tunbaun, Amarasi Barat, mengaku pemberian uang oleh Daniel Taimenas telah membuat kondisi di Desa Tunbaun menjadi kurang kondusif.

“Hari Minggu kemarin usai ibadah ada mau kumpul jemaat untuk bahas lomba paduan suara kaum ibu, tapi setelah ibadah semua pulang masing-masing, tidak ada yang mau kumpul untuk bahas lagi,” katanya usai diperiksa kurang lebih 2,5 jam di Bawaslu Kabupaten Kupang.

Dirinya mengaku dicecar sejumlah pertanyaan oleh Gakkumdu. “Tapi yang sampaikan di dalam tadi sama seperti yang sebelumnya pernah diberitakan. Karena faktanya memang seperti itu,” pungkasnya.**

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...