Gandeng Karang Taruna, Mahasiswa Unwira Sosialisasi Anti Koprupsi di Desa Penikenek

Date:

Share:

Lembata, seputar-ntt.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) kembali menggelar sosialisasi di Desa Penikenek. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 14 Agustus 2024, di Posyandu Penikenek, dan dimulai pukul 15.00 hingga 16.30.

 

Sosialisasi ini mengusung dua topik utama, yaitu pengorganisasian kualitas pelayanan publik dan sosialisasi anti-korupsi. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Karang Taruna setempat.

 

Gio, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, menjelaskan pentingnya pengorganisasian yang baik dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Penikenek. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan publik yang baik tidak hanya bergantung pada sumber daya yang tersedia, tetapi juga pada pengelolaan yang efektif dan efisien. “Penting bagi setiap individu yang terlibat dalam pelayanan publik untuk memahami perannya dan bekerja sama demi terciptanya pelayanan yang berkualitas dan memuaskan masyarakat,” jelas Gio dalam paparannya.

 

Adrian, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, memberikan materi tentang sosialisasi anti-korupsi. Dalam penjelasannya, Adrian menyoroti dampak negatif korupsi terhadap pembangunan desa dan kehidupan masyarakat. Ia menekankan perlunya kesadaran dan komitmen dari setiap elemen masyarakat untuk mencegah dan memberantas korupsi. “Korupsi adalah musuh bersama yang harus kita lawan. Sebagai anak muda, kita harus berperan aktif dalam memerangi korupsi, mulai dari diri kita sendiri dan lingkungan sekitar,” ungkap Adrian.

 

Elis, salah satu anggota Karang Taruna, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Terima kasih kepada mahasiswa KKNT UNWIRA Kupang yang telah berbagi pengetahuan dengan kami. Sosialisasi ini sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan pemahaman kami mengenai pentingnya pelayanan publik yang berkualitas dan upaya pencegahan korupsi di desa kami,” ungkap Elis.

 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKNT FISIP UNWIRA untuk berkontribusi dalam pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelayanan publik yang berkualitas dan bebas dari korupsi.(*)

Penulis : Affi Medilmana

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...