Kupang, seputar-ntt.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Yoseph Nai Soi, MM didampingi Bupati Kupang Morinus Masneno meluncurkan program GASING NEKMESE (Generasi Bebas Stunting melalui Nutrisi Edukasi Keluarga Menuju Sehat) tahap Kedua. Prosesi ini dihadiri juga Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto secara virtual pada 23 Maret 2021. Program yang diinisiasi Danone Indonesia ini bertujuan untuk pencegahan stunting di Nusa Tenggara Timur dengan menargetkan pada peningkatan kesehatan dan kapasitas masyarakat dengan pendekatan edukasi nutrisi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Gasing Nekmese Tahap kedua ini merupakan kelanjutan dari program yang sama yang telah dimulai Juli 2020 lalu di 4 Desa di Kupang.
Provinsi NTT merupakan salah satu propinsi dengan prevalensi angka stunting tertinggi di Indonesia, kondisi tersebut nampak di Kabupaten Kupang, TTS dan TTU. Pemerintah Provinsi NTT telah berupaya untuk menanggulangi stunting sehingga saat ini prevalensi stunting sudah mengalami penurunan dari angka 42,6% di tahun 2018 menjadi 30,1% di tahun 2019 dan menjadi 27,9% di tahun 2020. Di Kabupaten Kupang, penurunan prevalensi stunting juga terjadi dari sebelumnya 42,9% di tahun 2018, menjadi 35% di tahun 2019 dan menjadi 25,8% di tahun 2020
Banyak hal yang menyebabkan terjadinya kondisi stunting pada anak, diantaranya kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang dan PHBS, kurangnya akses pada makanan bernutrisi seimbang dan pola asuh yang kurang memadai, terbatasnya akses air bersih, dan kondisi sanitasi di lingkungan sekitar. Untuk itu, Danone Indonesia kembali bermitra dengan Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui GASING NEKMESE.
Bupati Kupang, Korinus Masneno menyambut baik inisiatif yang sudah dilakukan Danone Indonesia dalam menekan angka stunting di NTT. Peran swasta untuk mencegah stunting patut di apresiasi, apalagi GASING NEKMESE ini merupakan rangkaian lanjutan dari program sebelumnya
Secara terpisah Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Yoseph Nai Soi, MM berpesan tentang tiga pendekatan untuk mencegah stunting di NTT yaitu dari Kebijakan pemprov yang memberdayakan kekayaan alam NTT contohnya miracle tree atau pohon kelor. Yang kedua mendidik gaya hidup sehat untuk ibu dan anak sejak dini baik melalui jalur PKK ataupun Pokja stunting. Dan yang terakhir mendobrak budaya dan tradisi di masyarakat selama ini bahwa cukup hidup dengan karbohidrat, padahal nutrisi diperlukan dan dibutuhkan juga.
GASING NEKMESE tahap kedua diimplementasikan kembali ke 8 desa, yang berada di Kecamatan Fatuleu, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kecamatan Takari. Dalam pelaksanaannya Danone Indonesia menggandeng Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM) sebagai mitra untuk memastikan keterlibatan semua pihak sasaran program termasuk kelompok rentan, perempuan dan penyandang disabilitas dalam proses pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menjelaskan, “Melalui visi One Planet One Health, kami meyakini bahwa kesehatan manusia dan kesehatan bumi saling terkait. Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan mengenai pola makan yang lebih baik sebagai investasi kesehatan anak di masa depan, termasuk menghindari kondisi stunting”, kata Vera.
Program-program keberlanjutan Danone Indonesia telah dilakukan di banyak daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Kupang untuk mendukung pemerintah dalam percepatan perbaikan gizi dan penurunan angka stunting, diantaranya ;
– Pada 2009-2014 melalui Program 1 Untuk 10 Danone Indonesia telah memberikan dukungan untuk pembangunan sarana air bersih dan sanitasi di Kabupaten TTS dan Kabupaten Kupang. Inisiatif tersebut menjangkau sekitar 41 desa dengan penerima manfaat sekitar 50,000 orang.
– Lebih lanjut, selama 2019-2020 Sosialisasi Aksi Cegah Stunting di Kabupaten Timor Timur Selatan. Dan pada 2020 diadakan webinar tentang penguatan sistem rujukan untuk mencegah stunting.untuk Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Pasca pelaksanaan Program GASING NEKMESE sebelumnya, terjadi peningkatkan keberagaman jenis makanan dan penurunan konsumsi makanan yang tidak bergizi pada anak. Secara umum, keluarga memiliki pengetahuan yang telah meningkat dan telah melakukan diversifikasi jenis makanan bergizi bagi keluarganya. Selain itu, terjadi peningkatan/ perubahan status gizi anak yaitu jumlah anak stunting, berkurangnya jumlah prevalensi gizi buruk pada anak dan terjadi peningkatan kesehatan status gizi ibu hamil yaitu dengan berkurangnya jumlah ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Dilakukan juga aktivitas yang meliputi pengembangan 14 kebun gizi keluarga komunal dan 98 kebun gizi individu. Selain itu 149 bedeng sayur dan 14.850 olah lubang sayur juga telah dibuat dengan pengenalan pada sistem irigasi tetes. Sebagai sumber protein, masyarakat di 4 desa juga diperkenalkan pada budidaya perikanan melalui pengembangan 9 kolam ikan yang manfaatnya sudah bisa menjangkau sebanyak 40 Kepala Keluarga.
Dari pilar edukasi diseminasi pengetahuan tentang topik kesehatan terus dilakukan melalui iklan layanan masyarakat, kampanye Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pelatihan cegah stunting pada 112 Kader Posyandu dan sensitisasi 104 remaja yang tersebar di 4 desa, Kampanye Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dan aktifitas terkait lainnya..
Tentang Danone di Indonesia
Danone merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia dan memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Danone berfokus untuk membangun kesehatan dan berkembang dengan pesat di tiga lini bisnis yaitu Essential Dairy & Plant-based products, Waters dan Specialized Nutrition. Danone memasarkan produknya di 120 negara dan memiliki lebih dari 100.000 karyawan di seluruh dunia.
Di Indonesia, bisnis Danone terdiri atas dua kategori produk yang berfokus untuk memberikan kontribusi positif pada kesehatan masyarakat di setiap tahapan kehidupan yaitu, Danone Waters yang memproduksi Air Minum dalam Kemasan & Minuman non Karbonasi dengan produknya seperti AQUA, Mizone, VIT, VIT Levite dan Danone Specialized Nutrition dengan produknya seperti SGM Eksplor, SGM Bunda, Lactamil, Bebelac, Nutrilon Royal dan nutrisi medis. Di Indonesia Danone memiliki 23 pabrik dengan jumlah karyawan lebih dari 15.000 orang.(*)
Follow