Kupang, seputar-ntt.com – Ballroom Hotel Asthon Kupang pada Selasa, 14 Februari 2018 bergemuruh oleh suara pendukung dan simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTT NTT. Pasalnya, saat itu empat Paslon yang ditetapkan KPU Provsinsi NTT untuk bertarung di Pilgub NTT tahun ini sudah menarik Nomor urut masing-masing.
Ketika Ketua KPU Provinsi NTT, Maryanti Luturmas menutup rapat pleno penarikan undian nomor urut Paslon Cagub-Cawagub, sontak semua pendukung mengerumuni kandidat masing-masing. Ada yang langsung berswafoto dengan Paslon dalam berbagai gaya, ada pula yang melakukan selebrasi dengan menyanyikan yel-yel untuk memberi semangat bagi kandidat yang didukung. Suasana yang hingar bingar dalam ruangan itu seperti gendang perang yang sedang ditabuh dengan bunyi yang bertalu-talu.
Walaupun masih dalam ruangan yang sama dan tanpa sekat ini, namun suasana gemuruh tidak terlihat di sebelah kanan ruangan dimana Paslon Viktor Bungtulu Laiskodat (VBL) dan Josef Nae Soi bersama pendukungnya duduk. Di deretan kursi nomor dua dari depan, disana duduk seorang ibu dalam balutan kebaya berwarna kuning gading. Walaupun garis-garis usia begitu nampak dari wajah yang begitu tenang ini, namun ketegaran terpancar nyata.
Dia adalah Oma Martha Laiskodat-Kase, ibuda dari Viktor Laiskodat. Sosok yang sudah berusia 84 tahun itu nampak tenang duduk disamping putra bungsunya yang akan bertarung di Pilgub NTT. Nampak sesekali VBL memeluk ibu yang dicintainya.
Ketika sejumlah awak media langsung merengsek maju untuk mewawancarai mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI itu, VBL sempat memunta waktu sebentar untuk berfoto dengan sang ibunda. Oma Orpa berdiri ditengah diapit oleh Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi. Beberapa awak media yang menangkap moment tersebut seperti terkesima melihat kasih sayang seorang ibu dan anak di sela-sela gemuruhnya pendukung Paslon lain.
Usai berfoto dan memeluk sang ibunda, lantas VBL menjawab pertanyaan awak media terkait angka atau nomor 4 yang diperolehnya di Pilgub NTT. “Semua nomor bagi saya bagus ya. Tinggal dikasih ke rakyat untuk memilih. Bagi saya nomor 1 sampai 4 itu tidak ada beda. Sama saja. Intinya kuta semua ikut Pilkada. Dapat nomor 4 kita syukuri dan biarkan rakyat yang memiliki kedaulatan yang akan memilih siapa pemimpin mereka,” kata Viktor Lasikodat.
Hal senada juga disampaikan oleh Josef Nae Soi. Dia mengatakan dirinya tidak mempercayai mitos maupun hal-hal mistis karena semua angka baik adanya. “Semua nomor bagus. Kita tidak percaya mistis dan mitos. Intinya, kita sudah siap bekerja bagi rakyat dengan semangat Kita Bangkit, Kita Sejahtera sesuai tagline paket Victory-Joss,” Pungkas Nae Soi.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi mendapatkan nomor urut 4 saat penarikan undian nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) NTT di Hotel Asthon Kupang, Selasa, (13/2/2018) Nomor ini akan digunakan pada Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang.
Sementara Pasangan Esthon L Foenay dan Christian Rotok menfaoatkan nomor urut 1, Pasangan Beny Kabur Harman dan Beny Litelnoni mendapat nomor urut 3 dan pasangan Marianus Sae dan Emilia J Nomleni memperoleh nomor urut 2. (joey rihi ga)
Follow