Gubernur Bilang Kemiskinan di NTT Turun

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan, angka kemiskinan di daerah ini pada November 2014 turun menjadi 19,06 persen, dari jumlah penduduk sebanyak 5,4 juta jiwa.

“Secara nasional, angka kemiskinan berkisar antara 9 – 10 persen. Nanti pada Maret mendatang akan ada data baru yang dikeluarkan BPS,” kata Lebu Raya di Kupang, Senin (2/2/2015) saat memberikan arahan pada Rakor antara Pemprov NTT dengan para bupati dan walikota di daerah tersebut.

Menurutnya, angka kemiskinan di NTT terus menurun, jika dibandingkan dengan delapan provinsi lainnya di Indonesia yang angka kemiskinan masih meningkat.

Kepada para bupati dan walikota dia meminta untuk terus memperhatikan pelayanan dasar kepada masyarakat dengan standar pelayanan maksimal.

“Upaya lain yang harus dilakukan, adalah meningkatkan program berbasis desa dengan mereplikasi program pemerintah pusat dan provisni serta mengedepankan program pro rakyat,” katanya.

Dia meminta pemerintah kabupaten dan kota jangan menganggap program provinsi yang digulirkan ke daerah tidak perlu dilaksanakan.

”Itu adalah pandangan yang keliru. Padahal, apa yang dilakukan pemerintah provinsi juga untuk mensejahterakan rakyat. Untuk itu  Tim penanggulangan kemiskinan di daerah perlu lebih berperan aktif,” tuturnya.

Dia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk tetap bersinergi melaksanakan Program Anggur Merah. Sebab, program tersebut tidak ada urusan dengan politik.Semuanya demi kepentingan rakyat.

Kata dia, hingga tahun 2014 ini ada 1480 desa dan kelurahan yang sudah dapat dana Anggur Merah, yang akan ditambah lagi 589 desa dan kelurahan di tahun 2015.

”Sejak bergulirnya ProgramAnggur Merah, ada 11.661 kelompok ekonomi produktif, 907 koperasi di desa dengan jumlah dana yang sudah digelontorkan sekitar Rp 500 miliar. Selain itu sudah pula dibangun 7.400 rumah,karena setiap desa penerima dana itu akan dibangun lima rumah. Ini juga menghidupkan kembali semangat gotong-royong di kalangan masyarakat,” ujarnya. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...