Hingga Juni 2017, 40 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Hingga Semester pertama atau akhir Juni 2017, sebanyak 40 TKI yang meninggal dunia, 37 jenazah dipulangkan ke daerah masing-masing, sedangkan tiga jenazah dimakamkan di negara tempatnya bekerja. Dan hanya satu TKI yang berangkat secara legal.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Provinsi NTT, Tato Tirang di ruang kerjanya, Kamis (10/8/2017).

“Dari 40 orang TKI yang meninggal ini, 39 orang berangkat tidak resmi,  hanya satu yang lewat jalur resmi,” tegas Tato Tirang.

Dari jumlah TKI yang meninggal tersebut, kata Tato Tirang, diketahui bahwa banyak TKI asal Provinsi NTT yang ilegal atau 39:1.
Yang meninggal tersebut, aku Tato Tirang, disebabkan sakit, kecelakaan dan bunuh diri.

“Sakit tersebut kuat hubungan, karena dia berangkat secara ilegal. Jadi kemungkinan besar penyakit yang dibawa dari daerah asalnya,” tandas Tato Tirang.

Dikatakan Tato Tirang, seandainya TKI berangkat melalui jalur resmi dengan melewati PJTKI, Disnakertrans atau BP3TKI tentu tidak akan lolos untuk bisa bekerja ke Luar Negeri, karena penyakitnya tersebut.

Pada kesempatan itu, Tato Tirang menegaskan, tidak ada PJTKI yang mengirim TKI ke luar negeri secara ilegal, tetapi calo yang mengatasnamakan PJTKI saja.

“Mana ada PJTKI yang sengaja kirim secara  ilegal, mereka juga tidak ingin depositonya hilang sampai Rp 500 juta,” tambahnya.

Diakui Tato Tirang, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi, baik ke masyarakat maupun komunitas yang ada, seperti radio pemerintah kabupaten/kota, mahasiswa yang mau KKN Tematik bahkan kepada pendeta se-Daratan Timor beberapa waktu lalu.

“Hasilnya juga terbukti dg sosialisasi ini, setiap tahun berkurang 1.000 orang yang mau kerja ke luar negeri,” ujarnya.

Menurut Tato Tirang, pemerintahan yang berhasil adalah yang tidak mengirim tenaga kerja ke luar negeri, berarti lapangan kerja di dalam negeri banyak. (ira)

.

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...