Kejati NTT Kantongi Empat Nama TSK di Bank NTT

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Setelah mengirim tim Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) ke Jakarta guna mendalami kasus dugaan penyimpangan pengadaan lisensi microsoft society (MS) pada Bank NTT pekan kemarin, pada Selasa (1/8/2017) Tim Tipidsus Kejati NTT kembali mendatangi kantor BPKP NTT.

Kedatangan tim Tipisus Kejati NTT ke BPKP NTT untuk melakukan ekspose penanganan perkara berupa penyimpangan pengadaan lisensi MS Bank NTT tahun anggaran 2015 senilai Rp 4, 3 miliar.

Tim Tipidsus Kejati NTT dibawa pimpinan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati NTT, Gasper Kase melakukan ekspose kasus lisensi MS Bank NTT sejak pukul 08.00 wita  hingga pukul 12.00 wita.

Selanjutnya, tim BPKP NTT akan melakukan audit untuk memastikan total kerugian keuangan negara dalam kasus yang menghabiskan dana sebesar Rp 4, 3 miliar itu. Dan, peetapan tersangka kasus penyimpangan pengadaan lisensi MS Bank NTT akan dilakukan setelah Kejati NTT mengantongi hasil audit BPKP NTT.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Shirley Manutede kepada wartawan di Kantor Kejati NTT, Selasa (1/8/2017) membenarkan adanya ekspose bersama tim Tipidsus Kejati NTT dan tim BPKP NTT untuk kasus lisensi MS Bank NTT.

“Tim Tipidsus Kejati NTT sudah melakukan ekspose kasus lisensi MS Bank NTT ke BPKP NTT. Ekspose itu untuk memastikan total kerugian keuangan negara yang ditimbulkan saat pengadaan lisensi MS Bank NTT tahun anggaran 2015 lalu,”kata  Shirley.

Menurut mantan Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang ini , ekspose yang dilakukan itu bertujuan agar penyidik Tipidsus Kejati NTT bisa punya dasar ketika penetapan tersangka nanti.

“Pada intinya, tim BPKP sependapat dengan tim Tipisus Kejati NTT bahwa untuk kasus pegadaan lisensi MS Bank NTT memang sudah ada perbuatan melawan hukum. Namun, untuk mematikan besarnya kerugian keuangan negara, maka perlu untuk dilakukan audit keuangan oleh BPKP NTT,” tegas Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT ini.

Masih menurut Shirley, pihaknya baru akan menetapkan tersangka kasus pengadaan lisensi MS Bank NTT setelah ada hasil audit dari BPKP.

“Tersangka dalam kasus pengadaan lisensi MS Bank NTT jelas bisa lebih dari satu orang. Tapi, kita belum bisa pastikan siapa-siapa saja tersangkanya karena memang penyidik Tipidsus kita masih sementara bekerja,” pungkas Shirley Manutede.

Dalam kasus itu, tambah Shirley, Kejati NTT telah mengantongi sedikitnya 4 orang calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi bernilai Rp 4, 3 miliar.(dem)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...