Lembata, seputar-ntt.com – Peninjauan tingkat Kepuasan masyarakat di buat dan dilakukan oleh Tio Fahik mahasiswa Unwira, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Administrasi Publik, Semeter 6.Program ini menggunakan metode pengumpulan data yaitu dengan Wawancara nara sumber dari masyarakat desa Bakalerek, yaknj Grawut Puhun dan Suban Atun.
Wawancara di lakukan di rumah bapak Grawut Puhun pada hari kamis 22 Mei 2025 dan wawancara di laksanakan langsung bersama kedua narasumber.
Dalam sesi wawancara kedua narasumber rata-rata keduanya memberikan jawaban yg relatif sama, ada pun narasumber memberikan provisiat dan penghargaan kepada aparat desa atas kinerja dalam proses pelayanan administrasi di desa Bakalerek. Karena dalam proses pelayanan administrasi masyarakat mendapatkan kelayakan dan kenyamanan dalam mengurus kebutuhan-kebutuhan administrasi di desa. Namun dari keberhasilan kinerja pelayanan administrasi di desa pasti ada kekurangannya.
“Masih lambatnya informasi, masih molor atau menunda, administrasi belum transparan dan miskomunikasi” ucap Suban Atun
“Pelayanan Masi kurang maksimal, proses lambat dan informasi kurang maksimal” tambah Grawut Puhun selaku warga setempat.
Berdasarkan kritikan diatas, narasumber juga mencoba memberikan usul dan saran, Suban Atun menjelaskan bahwa harus lebih maksimal dan pembahasan administrasi dan jangan menunda-nunda. Sementara Grawut Puhun, memberikan tambahan bahwa harus adanya percepatan informasi dan papan informasi harus di perbarui.
Pada akhir wawancara ada harapan dari narasumber dan juga masyarakat desa Bakalerek bahwa proses pelayanan administrasi harus lebih cepat, mudah, terarah, jelas dan lebih transparan agar aparat desa dan masyarakat tidak ada bentrok dan selisi paham karena pada dasarnya masyarakat dan aparat pemerintahan desa harus bekerja sama dan sejalan untuk membangun desa dan kesejahteraan masyarakat desa.(*)
Follow