Menia, seputar-ntt.com – Tanggal 9 November menjadi sejarah bagi masyarakat Sabu Raijua dalam menentukan siapa pemimpin mereka lima tahun kedepan. Lantas apa saja mimpi calon pemimpin di Bumi Rai Hawu yang mereka tebar lewat visi-misi mereka jika nanti mendapat legitimasi saat pemilihan.
Apa visi dan misi Pasangan Marthen Dira Tome dan Nikodemus Rihi Heke atau paket Mandiri?. Setelah hampir lima tahun Paket Mandiri bersama rakyat sabu raijua dalam melaksanakan berbagai program pembangunan, tidak bisa dipungkiri bahwa berbagai kemajuan dalam pembangunan di sabu raijua telah dinikmati masyarakat, namun masih banyak cita – cita yang belum dapat digapai dalam lima tahun terakhir ini.
Demikian dikatakan paket mandiri jilid dua, dalam visi dan misi mereka sebagai calon incumben yang saat ini maju bertarung kembali untuk merebut kursi nomor satu di sabu raijua.
dikatakan Mandiri Jilid dua, dalam perjalanan kepemimpinan mereka periode pertama, tidak hanya pembangunan yang telah diprogramkan dan dilakukan, namun bersamaan dengan hal tersebut, berbagai potensi daerah yang belum terpikirkan dan belum nampak sebelumnya justru semakin mengemuka dan diyakini bahwa potensi daerah tersebut akan menjadi sumber penghasilan dan kekayaan baru untuk menghidupi masyarakat serta membangun sabu raijua. untuk itulah sebagai putra daerah yang memiliki cita – cita dan tanggungjawab untuk membangun sabu raijua, mereka kembali mencalonkan diri agar mereka dapat kembali bersama – sama masyarakat sabu raijua untuk menggali setiap potensi alam sabu raijua serta membangun sabu raijua menuju daerah yang lebih berinovatif, maju dan bermartabat.
Paket Mandiri juga membeberkan berbagai macam program prioritas yang akan kembali mereka lakukan bersama rakyat disabu raijua jika mereka kembali terpilih sebagai orang nomor satu dan hal itu antara lain, akan berusaha mewujudkan sabu raijua sebagai daerah yang maju dan bermartabat, terus mengupayakan lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan melalui berbagai sektor diantaranya sektor primer pertanian dan kemaritiman yang cepat menghasilkan serta dari sektor sekunder dan tersier yaitu pembangunan ekonomi dengan pendekatan amphibi serta mendorong masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam seluruh aspek pembangunan di Sabu Raijua.
Misi pertama yang akan dilakukan Mandiri untuk sektor ekonomi adalah membangun interkoneksi antar wilayah di sabu raijua dengan berbagai wilayah di NTT dan seluruh indonesia guna memperlancar arus informasi serta mobilitas orang dan barang antar wilayah dari dan ke sabu raijua, serta akan mengidentifikai dan pembebasan lokasi dam dan embung agar dapat dimanfaatkan masyarakat di sabu raijua untuk pengembangan lahan pertanian pada berbagai musim. mereka juga berjanji akan menyediakan bibit unggul, pupuk dan pestisida bagi seluruh petani, mengembangkan palawija khas sabu raijua seperti kacang hijau sorgum dan yang lainnya, mendorong pengembangan dan budidaya rumput laut, dan melakukan perluasan tambak garam agar dapat menampung tenaga kerja sebanyak mungkin bagi yang bersekolah maupun tidak bersekolah.
Selain itu, di sektor kesehatan, mereka juga berjanji untuk meningkatkan status rumah sakit sabu raijua dari type D ke type C, pengembangan laboratorium kesehatan, mengundang pengusaha untuk menyediakan apotik, memperkuat layanan balai pengobatan seperti pustu – pustu. sedangkan untuk sektor pendidikan, mereka berjanji untuk melakukan pembangunan gedung sekolah khusus di daerah yang belum terjangkau, pengangkatan dan penempatan guru negeri dan kontrak di desa – desa, serta akan membuat pembangunan sekolah bertaraf internasional, menyediakan beasiswa untuk yang berprestasi agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Untuk sektor perindustrian, mereka juga berjanji akan terus melakukan pengembangan industri rumah tangga, pengolahan nira lontar menjadi hasil produksi yang berdaya saing tinggi, pengembangan industri pembuatan pisau, parang dan lain sebagainya, pengembangan industri berbahan baku tenunan asli sabu menjadi souvenir yang menarik, serta mengupayakan jaminan masa depan bagi seluruh tenaga kerja pada pabrik dan tambak garam. dan melanjutkan penelitian deposit minyak bumi di laut sabu raijua, deposit gas alam di kecamatan liae serta deposit bahan tambang dan galian lainnya demi mendongkrak pendapatan asli daerah sabu raijua yang berimbas pada akan semakin sejahternya masyarakat di kabupaten sabu raijua.
Lalu apa visi misi pasangan Thobias Uly dan Yusuf Dominggus Lado atau paket Tulus? Kepemimpinan yang humanis, memberikan beras miskin (Raskin) secara gratis, replika dana anggur merah untuk seluruh desa di sabu raijua agar dapat dimanfaatkan masyarakat demi peningkatan ekonomi, memberikan tunjangan yang layak kepada seluruh perangkat desa mulai dari tingkat RT, RW dan Kepala dusun, memberikan asuransi bagi masyarakat di sabu raijua khususnya para penyadap lontar, menjamin ketersediaan Bahan Bakar minyak sesuai ketetapan harga nasional, menyediakan pupuk dan obat – obatan pertanian, mengevaluasi perda penertiban ternak serta pengadaan kapal multi fungsi dalam rangka memperlancar arus transportasi barang dan jasa dari dan ke sabu raijua.
Demikian beberapa hal yang menjadi program dan kegiatan yang akan dilakukan Paket Tulus ketika terpilih menjadi pemimpin sabu raijua lima tahun kedepan. selain itu, menurut paket Tulus dalam pemaparan visi dan misinya, mereka juga akan berupaya untuk melakukan perbaikan infrastruktur di sabu raijua, perbaikan perumahan rakyat secara bertahap, meningkatkan kwalitas pertanian, meingkatkan mutu pendidikan, serta melestarikan adat dan budaya sabu raijua, demi terwujudnya masyarakat sabu raijua yang sejahtera dan memiliki daya saing.
Dalam upayanya meningkatkan kwalitas sumber daya manusia di Sabu Raijua, mereka berjanji akan terus berupaya meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan dan kesehatan serta berupaya untuk mensejahterahkan para tenaga pengajar, baik itu tenaga pengajar swasta maupun tenaga pengajar negeri, meningkatkan kesejahteraan para dokter dan tenaga medis, serta melakukan penataan lembaga perekonomian masyarakat seperti koperasi, memberikan modal usaha bagi pelaku ekonomi makro dan mikro dan usaha rumah tangga, melakukan peningkatan kwalitas seni budaya, kwalitas barang industri kerajinan yang berbasis pariwisata, perbaikan infrastruktur pariwisata, kwalitas sarana transportasi darat, laut dan udara serta peningkatan kwalitas sarana telekomunikasi.
Masih dalam visi dan misinya, paket tulus juga membeberkan grand design pembangunan sabu raijua yang akan mereka lakukan dalam lima tahun kepemimpinan mereka yakni, pengembangan pusat pariwisata di sabu raijua yang diharapkan dapat memperkenalkan nama kabupaten sabu raijua dimata NTT, nasional bahkan internasional,yang diharapkan dapat menghasilkan multiefect yang besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi regional sabu raijua serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, mereka juga berjanji akan terus meningkatkan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di sabu raijua, mengupayakan agar seluruh sabu raijua dapat dijangkau dengan listrik serta akan menjaga ketersediaan air, baik untuk kebutuhan manusia, maupun untuk kebutuhan pertanian.
Dalam kepemimpinan nanti, Paket Tulus berjanji akan terus memperbaiki hubungan antar kabupaten Sabu Raijua dan daerah lain khususnya pemerintah provinsi nusa tenggara timur dan pemerintah pusat, karena bagi mereka membangun sabu raijua harus didalam kebersamaan dan sabu raijua akan semakin maju jika pemerintahnya dapat seiring sejalan dengan pemerintah diatasnya yakni pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. (dedy lay doma)
Follow