KUPANG, seputar-ntt.com – Pantai Batu Naba di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, kembali menjadi pilihan warga untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Pantai yang terletak sekitar sepuluh menit dari pusat kota ini menawarkan kombinasi pantai berbatu, air laut yang tenang, dan hamparan rumput pesisir yang rimbun.
Yang membedakan Batu Naba dari pantai lain di Kupang adalah formasi batu karang tua yang mengular di sepanjang bibir pantainya. Saat air laut surut, bebatuan tersebut membentuk kolam-kolam kecil alami yang kerap dijadikan tempat bermain anak-anak. Sementara di bagian belakang pantai, pohon ketapang dan filao yang rindang menjadi tempat berlindung warga dari terik matahari NTT.
Pantai ini juga dikenal sebagai lokasi favorit untuk memancing. Warga kerap datang pada pagi dan sore hari membawa pancing sederhana, menargetkan ikan kakap merah dan kerapu yang bersembunyi di celah-celah karang. Bagi pengunjung yang membawa keluarga, areal perkemahan sederhana di sisi barat pantai kerap dipakai untuk berkemah sambil menikmati matahari terbenam.
Ke arah barat pantai, deretan perahu nelayan bermotor kecil bersandar di pasir, memberi nuansa kehidupan nelayan yang masih kental. Pengunjung yang ingin mencoba sensasi berlayar bisa menyewa perahu nelayan untuk menyusuri garis pantai menuju kawasan Oesapa dan kembali dalam waktu sekitar satu jam.
Dari sisi aksesibilitas, Batu Naba tergolong sangat mudah dijangkau. Pengunjung cukup menempuh perjalanan darat dari pusat Kota Kupang selama kurang lebih lima belas menit menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalan menuju lokasi sudah beraspal hingga titik parkir, meskipun pengelolaan area parkir masih dilakukan oleh warga sekitar secara swadaya.
Fasilitas di kawasan pantai ini relatif sederhana. Terdapat beberapa warung milik warga yang menjual makanan ringan, kelapa muda, dan ikan bakar. Musim liburan sekolah, jumlah warung bisa bertambah karena warga sekitar memanfaatkan momen kunjungan wisatawan lokal yang meningkat.
Pengelolaan sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi kawasan ini. Seperti umumnya pantai perkotaan, sampah plastik yang terbawa arus laut kadang menumpuk di sekitar area berbatu. Sejumlah kelompok pemuda dan komunitas lingkungan di Kota Kupang rutin menggelar aksi bersih pantai, namun keberlanjutan kebersihan masih bergantung pada kesadaran pengunjung.
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Batu Naba, waktu terbaik adalah pagi hari antara pukul enam hingga sembilan atau sore hari menjelang matahari terbenam. Suasana paling ramai biasanya terjadi pada hari Minggu, ketika warga Kota Kupang beramai-ramai mengisi waktu bersantai keluarga di pesisir ini.
Dengan letaknya yang dekat dari pusat kota, Pantai Batu Naba tetap menjadi ruang publik terbuka yang menghubungkan warga Kupang dengan laut. Merawat kebersihan dan menata kawasan ini secara lebih baik akan menjadikan pantai ini aset wisata perkotaan yang semakin nyaman dinikmati bersama.(*)
Follow