Pantau Pelaksanaan US, PLH Bupati Belu Adakan Visitasi ke STM Katolik St.Yoseph Nenuk

Date:

Share:

Atambua, seputar-ntt.com – Pelaksana Harian (PLH) Bupati Belu, Frans Manafe, S.Pi mengadakan visitasi ke Sekolah Teknik Menengah (STM) Katolik St.Yoseph Nenuk, Selasa (16/03/21), pukul 09.00 wita pagi.

Tujuan utama dari kunjungan ini dalam rangka untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pada Ujian Sekolah (US) siswa/i di STM Katolik St.Yoseph Nenuk kelas XII dari 5 jurusan dengan jumlah keseluruhan 102 orang yang sedang berlangsung.

“Saya dengar bahwa STM Katolik St.Yoseph Nenuk adakan US bagi siswa/i kelas XII. Sementara sekolah lain adakan ujian secara online, karena itu saya datang untuk melihat lebih dekat pelaksanaan US nya. Apakah sesuai dengan prokes atau tidak,” kata Frans, kepada media ini.

Setelah saya pantau, lanjut dia, ternyata benar prokesnya dilaksanakan dengan baik mulai dari atribut, jarak antar bangku dan semua siswa/i bermasker.

“Jadi, saya merasa senang dan memberikan apresiasi kepada STM Katolik Nenuk yang telah menjalankan prokes covid-19 dalam pelaksanaan US ini,” ungkap Manafe.

Sementara itu Pater Kepsek STM Katolik St.Yoseph Nenuk, Petrus Dile Bataona, SVD, S.Fil; M.Sc mengatakan ada 3 hal penting yang dibicarakan dengan PLH Bupati Belu diantaranya penerapan prokes dalam pelaksanaan Ujian Sekolah, mendorong STM Katolik St.Yoseph Nenuk sebagai Sekolah Teknik untuk lebih memikirkan enterpreneurship dan perlunya menjalin kerja sama dengan Pemerintah.

“Untuk prokes dalam US telah kita jalankan dengan baik. Jaga jarak antar bangku, atribut yang lengkap dan semua siswa/i memakai masker sangat kita perhatikan,” ungkap Pater Dile dengan yakinnya menggambarkan situasi pelaksanaan US di STM Katolik St.Yoseph Nenuk.

“Selain itu, wajib rapid test atau swab bagi siswa/i yang masuk asrama,” tambahnya.

Selain itu lanjut Pater Kepsek menjelaskan, PLH Bupati Belu juga sedikit membuka wawasan kita sebagai Sekolah Teknik untuk lebih memikirkan enterpreneurship artinya Sekolah Teknik yang lebih produktif dan menghasilkan sesuatu. Sekarang tinggal bagaimana caranya kita kemas apa yang menjadi kekhasan dan ciri khas dari Kabupaten Belu.

“Jadi apa yang menjadi kekhasan bisa diorbitkan dari sini dan bagaimana kita kemas apa yang menjadi kekhasan ciri khas dari Kabupaten Belu,” ungkap Pater Dile.

“Hal-hal yang kecil itu misalnya kita membuat gantungan kunci dan keunikan keterampilan lainnya dari jurusan pemesinan, desain-desain bangunan yang unik dari jurusan bangunan serta keterampilan unik dari jurusan lainnya kita buat sehingga menjadi ciri khas dari Kabupaten Belu,” jelasnya.

Dikatakan, PLH Bupati Belu juga meminta kita untuk membangun kerja sama dengan Pemerintah. Dalam hal ini Kabupaten Belu ini dikhususkan dalam program Inpres karena daerah perbatasan. Sehingga Pemerintah pusat dalam hal ini Bapak Presiden mau melihat bagaimana pengembangan tata kota di Kabupaten Belu.

“Karena itu STM Katolik St.Yoseph Nenuk diminta untuk lebih berpartisipasi lagi terutama dalam pendidikan karena pendidikan merupakan faktor utama menentukan SDM ke depan nantinya,” terang Pater Dile.

Diakuinya, kunjungan PLH Bupati Belu ini telah memberikan sinyal hijau dan hembusan angin segar bagi STM Katolik St.Yoseph Nenuk untuk membangun kerjasama dengan Pemerintah Daerah.

Selain itu, sambung Pater Kepsek, PLH Bupati Belu juga meminta agar jenjang pendidikan di STM Katolik St.Yoseph Nenuk agar dikembalikan seperti yang dulu menjadi 4 tahun jenjang pendidikan.

“Bagi saya kunjungan ini telah membuka pintu. Sekarang tinggal bagaimna kita kemas untuk bermitra dengan Pemerintah Daerah dan apa yang akan kita buat kedepan nantinya. Sekaligus juga mengangkat citra Lembaga Pendidikan ini untuk dikembalikan menjadi 4 tahun jenjang pendidikan seperti yang dulu,” tandasnya sekali lagi.

Jadi, lanjut Pater Petrus menjelaskan untuk tahun ajaran baru ini kita akan mulai dengan jenjang pendidikan 4 tahun. Pada tahun yang ke empat sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi, siswa/i STM Katolik St.Yoseph Nenuk akan mendapatkan sertifikat yang setara dengan Diploma satu (D1)

“Jadi kita punya keuntungan disitu,” jelasnya

Pantauan media, dalam visitasi ini PLH Bupati Belu didampingi Pater Kepsek STM Katolik St.Yoseph Nenuk dan Pater Pembina Asrama memantau pelaksanaan Ujian Sekolah yang sudah berlangsung 8 hari yang berjalan sesuai dengan protokol kesehatan. (*ak)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...