Kupang, seputar-ntt.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua, mulai Senin (30/5/2016) mulai melakukan uji coba pengolahan rumputĀ laut menjadi Alkali Treated Cattonii (ATC) di pabrik pengolahan rumput laut di Kelurahan Limaggu Kecamatan Sabu Timur. Uji coba pengolahan rumput laut ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Nikodemus Rihi Heke dan Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan, Lewi Tandirura.
“Proses Uji Coba berjalan lancarĀ karna didukung oleh perlatan yang cukup canggih. Kalau kita bandingkan dengan daerah lain, kita punya mesin maupun peralatan lain untuk pengolahan rumput laut lebih bagus,” kata Nikodemus Rihi Heke kepada Seputar NTT dari Sabu Raijua saat dihubungi lewat Ponsel nya, Selasa, (31/5/2016).
Dengan mulainya uji coba ini kata Nikodemus Rihi Heke, dia berharap agar masyarakat Sabu Raijua mendukung dengan cara menyediakan bahan baku yakni rumput laut. Pemkab Sabu Raijua kata Rihi Heke sudah menyiapkan dana awal untuk pengadaan rumput laut melalui koperasi yang dikelola oleh masyarakat.
“Pak Bupati telah menyiapkan dana yang cukup untuk proses awal sehingga kita harap masyarakat harus menyambut hal ini sebagai kabar suka cita. Minggu lalu saya ke Raijua, disana masyarakat sudah mulai timbun rumput laut untuk kebutuhan pabrik. Kita akan beli rumput laut milik masyarakat,” jelasnya.
Sementara Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome menyambut dengan gembira hasil uji coba pengolahan rumput laut yang telah dilakukan. Dia memberi apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan sehingga pengolahan rumput laut sudah bisa dilakukan.
“Proviciat buat kadis PERINDAGKOP dan kadis PU atas kerja kerasnya hingga hari ini ujicoba lanjutan pengolahan rumput laut manjadi ATC nampakya sukses, setelah minggu lalu masing kadis berjanji akan menyeleasaikan beberapa pekerjaan yang belum terselesaikan, kadis PU berjanji dua hari air masuk lokasi dan benar dua hari selesai dikerjakan, kadis Perindag 6 hari ATC sudah mulai produksi dan pak tampak wakil bupati Nikodemus Rihi Heke melakukan monitoring terhadap aktivitas di Pabrik yang mulai produksi ATC,” kata Dira Tome saat ditemui di Kediamannya di Kupang, Senin, (30/5/2016).
Dira Tome berharap agar jika masih ada pekerjaan yang belum rampung seperti pekerjaan bak penampung limbah yang kemarin dikerjakan tetapi ambruk supaya segera dibongkar dan dikerjakan dengan konstruksi yang lebih baik lagi. Dia juga meminta agar Manajemen pabrik harus dikelola secara profesional dgn tenaga yang profesional pula, sehingga mendatangkan keuntingan bagi daerah dan masyarakat.
“Komunikasikan dan bangun MOU dgn konsumen atau perusahaan yang membutuhkan produk dari luar NTT. Kadis Perikanan dan Kelautan supaya aktif mengarahkan dan membantu para petani rumput laut agar proses penjemuran dan pengeringan di tingkat petani tidak cemar dengan material lain seperti pasir karena akan mempengaruhi mutu produk dan tentu akan berpengaruh juga terhadap harga ditingkat petani. Sukses Sabu Raijua Sukses pak Wakil Bupati, pak Lay Rohi dan pak Lewi Tandirura Tuhan memberkati,” tutup Dira Tome. (joey)
Follow