Permudah Akses Hasil Pertanian, Pemdes Meni Utara Bangun Jalan Telford

Date:

Share:

 

Borong, seputar-ntt.com – Aliran dana desa di Desa Meni Utara, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur – NTT memberi angin segar bagi peningkatan kualitas hidup dan produktifitas warga Desa setempat.

Kucuran Dana Desa (DD) tahun 2019, pemerintah Desa Meni Utara fokus pada pembangunan jalan telford menuju lahan pertanian.

Jalan sepanjang 2200 meter yang dibuka tahun 2018 itu dilanjutkan dengan pembangun proyek telford dengan anggaran Rp 502.432.438

Seperti diungkap Robertus Suman, Kepala Desa Meni Utara di lokasi, Rabu (07/08/2019), sebelum dibangun jalan itu, warga sangat kesulitan untuk mengangkut hasil panen pertanian mereka. Selain kesulitan mengangkut hasil panen, warga juga harus hati-hati karena sebelumnya akses ke lahan pertanian mereka hanya berupa jalan setapak dan cukup curam.

“Pembangunan akses jalan menuju Wengger (lokasi pertanian) berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat yang tertuang dalam RPJMDes”, terangnya.

Ia menambahkan, jalan yang dibangun itu tidak hanya menuju lahan pertanian saja, namun kedepan pemdes Meni Utara juga berencana membuka destinasi wisata air panas atau masyarakat setempat sering menyebutnya ‘wae kolang’.

“Kedepan jika pembangunan telfordnya sudah sampai di lokasi, kami juga berencana untuk membuka destinasi wisata ‘wae kolang’ yang berdekatan dengan lahan pertanian warga dan selama ini belum banyak di ketahui masyarakat luas.

Ia juga berharap dengan dibukanya akses jalan itu dapat permudah masyarakat mengangkut hasil pertanian mereka.

“Semoga dengan dibangun jalan telford ini warga kami tidak kesulitan lagi apabila mengangkut hasil pertaniannya,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga desa setempat saat ditemui di lokasi merasa sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan telford ini. Sehingga ketika ia hendak mengangkut hasil pertanian tidak lagi susah payah.

“Manfaat dana desa sangat banyak dirasakan warga. Dulu jalan ini cuma jalan setapak jelek dan becek, sehingga kami sangat sulit membawa hasil pertanian kami”, ungkapnya.

Ia juga berharap dana desa semakin memberikan dampak besar bagi kemanfaatan warga.

“Partisipasi warga semakin meningkat sehingga pembangunan Desa berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya.

Fidel Sanath

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...