Polis Tak Cair, Nasabah AJB Bumiputera di Matim Mulai Gelisah

Date:

Share:

 

Borong, Seputar-ntt.com – Sejumlah pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera (AJB) kembali menagih jajaran manajemen AJB Bumiputera untuk segera mencairkan klaim yang diajukan.

Banyak polis yang dimiliki nasabah belum juga dicairkan manajemen AJB Bumiputera kendati jatuh temponya sudah lebih dari 1 tahun.

Salah satu nasabah AJB Bumi Putera yang enggan namanya dimediakan kini gelisah karena dua polis yang diajukan tidak dicairkan. Nasabah Bumiputera asal Borong, kabupaten Manggarai Timur ini mengaku telah mengajukan pencairan polis ke manajemen AJB Bumiputera namun hingga kini belum juga cair.

“Saya sudah ajukan sejak Agustus tahun 2018 lalu hingga kini belum cair. Padahal kebutuhan saya mendesak untuk membayar masuk kuliah anak saya yang tengah kuliah mengambil jurusan kedokteran,” ujarnya di Borong, Rabu (16/7/2019).

Menurutnya, pengajuan tersebut telah diajukan di kantor cabang AJB Bumiputera di Ruteng. Namun pihak manajemen cabang AJB Bumiputera Ruteng beralasan telah melimpahkan pengajuan pencairan ke cabang AJB Bumiputera di pusat Jakarta.

“Sayapun ke Jakarta pada bulan Juli kemarin, untuk melakukan pengklaiman polis saya di Jakarta, tetapi pihak AJB Bumiputera di pusat Jakarta menjelaskan bahwa dana tersebut sudah dicairkan dari Jakarta dan seharusnya sudah sejak lama dicairkan oleh pihak AJB Bumiputera Ruteng ,” terang dia.

Ia berharap pihak manajemen AJB Bumiputera mendengarkan keluhan nasabahnya dan segera mencairkan polis yang sudah diajukan. Apalagi kebutuhannya sangat mendesak untuk biaya pendidikan anaknya.

“Saya berharap segera dicairkan karena untuk biaya pendidikan anak saya kuliah. Soalnya sejak bulan Agustus tahun 2018 lalu dijanjikan pencairannya tapi saat ini belum juga,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan) turun tangan dan bertanggung jawab terkait masalah tersebut. Pihak otoritas diminta memperbaiki manajemen AJB Bumiputera.

“Manajemennya harus diperbaiki, ini uang saya kok susah amat mau ambil uang sendiri. Sedangkan uang kuliah anak saya harus sudah bayar, beberapa kali saat saya hubungi pimpinan AJB Bumiputera Ruteng, malah saya dijawab bilang tunggu kena arisan baru uang saya dicairkan, ini perusah apa tempat arisan,” cetusnya. (Fidel Sanath).

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...