Keindahan Pulau Seraya Labuan Bajo, Surga Snorkeling dan Bukit Kopong di Teluk Flores

Date:

Share:

Labuan Bajo, seputar-ntt.com – Pulau Seraya Kecil menjadi salah satu tujuan wisata paling dicari wisatawan yang transit di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pulau kecil yang berjarak sekitar satu jam perjalanan kapal dari pelabuhan Labuan Bajo ini menawarkan kombinasi pantai pasir putih, air laut berwarna gradasi biru, dan spot snorkeling yang masih tergolong sehat.

Seraya Kecil dikenal melalui bukit kopong, sebuah bukit karst berlubang di puncaknya yang menjadi ikon pulau ini. Dari atas bukit, wisatawan dapat melihat pemandangan Teluk Flores, deretan perahu nelayan, serta matahari terbenam yang kerap dijadikan objek foto oleh pengunjung. Jalur pendakianya tergolong singkat, hanya sekitar 15 hingga 20 menit dari kawasan pesisir.

Bagi pecinta snorkeling, perairan di sekitar Seraya dihuni terumbu karang dengan ikan-ikan hias beragam warna. Kedalaman air yang landai di sebagian titik membuat aktivitas ini ramah bagi pemula, termasuk anak-anak yang didampingi orang dewasa. Sejumlah titik juga cocok untuk berenang santai sepanjang pagi hingga siang hari.

Akses menuju Pulau Seraya umumnya ditempuh dengan menyewa perahu cepat atau kapal phinisi dari Labuan Bajo. Opsi lain adalah menggabungkan kunjungan ke Seraya dalam paket island hopping yang juga menyertakan Pulau Kelor, Pulau Kukusan, dan Pulau Kanawa. Harga sewa perahu bervariasi tergantung jumlah penumpang dan durasi perjalanan, sehingga wisatawan disarankan menyepakati tarif sebelum berangkat.

Fasilitas di pulau ini tergolong sederhana. Pengelola menyediakan gazebo, warung kecil, dan area berkemah bagi wisatawan yang ingin bermalam. Suasana senja dan malam yang sunyi justru menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari rutinitas perkotaan.

Musim kunjungan terbaik ke Seraya Kecil adalah antara bulan April hingga Juni, ketika angin dan gelombang Teluk Flores relatif tenang. Di luar periode itu, khususnya pada puncak musim angin tenggara, penjadwalan keberangkatan perahu sebaiknya dikonfirmasi lebih dulu kepada operator kapal setempat.

Wisatawan juga diminta turut menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem pesisir. Sampah plastik yang dibawa ke pulau wajib dibawa kembali ke daratan utama, dan penyemprotan tabir surya sebaiknya dilakukan sebelum berenang agar tidak berdampak pada terumbu karang.

Dengan keindahan alam yang masih alami dan akses yang semakin mudah, Pulau Seraya layak dimasukkan ke dalam daftar tujuan wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo, berdampingan dengan destinasi utama seperti Taman Nasional Komodo.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Prakiraan Cuaca NTT Jumat 9 Oktober 2026: Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan cuaca NTT 9 Oktober 2026: Kupang cerah berawan tanpa hujan, suhu 14-34 Celsius, waspada angin kencang 32 km/jam di Sabu dan Waingapu.

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...