Sambut Musim Tanam, Pemkab Sabu Raijua Serahkan 300 Traktor Untuk Petani

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Dalam rangka menyambut musim tanam 2016-2017 serta telah dimulainya musim pengolahan lahan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa 300 buah traktor bagi Petani diwilayah tersebut. Penyerahan traktor ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome dan Wakil Bupati Nikodemus Rihi Heke di Desa Jadu, Kecamatan Sabu Barat pada, Sabtu, (22/10/2016).

Dalam sambutannya saat penyerahan Alsintan berupa traktor tersebut mengatakan sektor pertanian merupakan sektor yang tidak boleh alpa dari perhatian. Sektor ini harus selalu ditempatkan sebagai prioritas karena berkorelasi langsung dengan ketersediaan pangan yang menentukan hidup atau matinya masyarakat dalam sebuat daerah.

“Riwayat Negara Federasi Rusia masalalu bubar hanya karena pemerintahnya tidak mampu menyiapkan pangan yang cukup bagi rakyatnya. Saat ini di Nusa Tenggara Timur khususnya di Sabu Raijua sektor pertanian menempati posisi sentral karena sektor ini bukan hanya meningkatkan swasembada dan ketahanan pangan tetapi juga sekaligus menekan angka kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Dira Tome.

Dira Tome menjelaskan bahwa dalam rangka perluasan area pertanian yang tentu saja berpengaruh langsung terhadap produksi pangan maka pembangunan embung-embung besar dan kecil, waduk dan bendungan menjadi prioritas.

“Saya minta kepada para Camat dan Kepala Desa untuk melakukan pendampingan kepada para petani dalam mempersiapkan lahan pertaniannya. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap kepala keluarga telah mempersiapkan atau mengolah lahan pertaniannya dalam luasan yang cukup,” tegas Dira Tome.

Dira Tome menegaskan agar bantuan alsintan berupa traktor ini harus digunakan secara baik untuk memperluas dan mempermudah pengolahan lahan. Dia juga meminta kepada Dinas Teknis agar pembagian bibit unggul pupuk dan pestisida harus di lakukan tepat waktu.

“Tidak perlu kuatir akan perubahan iklim yang sedang terjadi karena kita telah melakukan tindakan tepat untuk mengantisipasinya. Kita telah memulai dengan langkah yang tepat yaitu membangun embung besar dan kecil serta bendungan dan jebakan dibanyak tempat. Jika hujan turun satu atau dua kali saja kita sudah bisa mulai menanam karna air sudah pasti tersedia,” pungkas Dira Tome. (jrg)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...