Taman Bacaan Pelangi Dirikan Perpustakaan Ramah Anak di Sumba Timur

Date:

Share:

Waingapu, seputar-ntt.com  – Taman Bacaan Pelangi mendirikan dua perpustakaan ramah anak di Kabupaten Sumba Timur, NTT. Acara peresmian berlangsung selama dua hari yakni pada Selasa 31 Juli dan Rabu 1 Agustus 2018. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumba Timur Yusuf Waluwanja.

Kedua perpustakaan berkonsep ramah anak yang diprakarsai oleh Taman Bacaan Pelangi ini, berlokasi di SD Masehi Payeti 2 dan SDN Wainggai. Ini merupakan perpustakaan berkonsep ramah anak pertama di kabupaten Sumba Timur dan pertama kalinya Taman Bacaan Pelangi hadir di Pulau Sumba.

Wakil Bupati Sumba TimurUmbu Lili Pekuwali, ST MT dalam acara peresmian mengucapkan terimakasih atas kehadiran taman bacaan pelangi diwilayah Sumba Timur. “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur, kami mengucapkan terimakasih kepada Taman Bacaan Pelangi atas kepeduliannya terhadap anak-anak di daerah kami. Keberadaan perpustakaan ramah anak seperti ini sangat penting dan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Sumba Timur,” ujar Pekuali

Kepala Dinas Pendidikan Sumba Timur Yusuf Waluwanja, pada kesempatan yang sama mengatakan, konsep yang dihadirkan oleh taman bacaan pelangi diharapkan mampu memberi stimulant kepada anak untuk gemar membaca. Dia juga mengakui bahwa pelatihan terhadap guru yang diberikan oleh taman bacaan pelangi sangat membantu para guru dalam mengelola perpustakaan kedepan.

“Konsep perpustakaan ramah anak yang diusung oleh Taman Bacaan Pelangi ini sangat menarik bagi anak-anak. Sistem dan konsep perpustakaan dengan model seperti ini akan membua tanak-anak menjadi suka membaca. Tidak hanya itu saja, pelatihan guru yang diberikan oleh Taman Bacaan Pelangi juga sangat membantu para guru untuk dapat mengelola perpustakaan ini dengan baik dan mengadakan kegiatan membaca yang mampu meningkatkan kemampuan literasi serta mengembangkan kebiasaan membaca anak-anak”.

Sementara Pendiri Taman Bacaan Pelangi Nila Tanzil mengatakan, Taman Bacaan Pelangi terus berupaya mengembangkan kebiasaan membaca pada anak-anak, terutama yang tinggal di daerah terpencil seperti di Indonesia bagian Timur dengan mendirikan perpustakaan ramah anak. “Kemampuan literasi anak-anak di Indonesia harus dapat ditingkatkan. Dengan sering membaca buku bacaan yang menarik dan dibantu oleh kegiatan membaca di perpustakaan yang diadakan oleh guru, kemampuan literasi mereka dapat meningkat,” kata Nila.

Nila memaparkan, sesuai data Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tahun 2015, dari 170.647 sekolah dasar di Indonesia, hanya 45,9% yang memiliki perpustakaan. Artinya, masih terdapat 92.215 sekolah dasar tanpa perpustakaan yang mayoritas berada di Indonesia Timur, seperti NTT, NTB, Sulawesi, Maluku, Ambon, dan Papua.

“Oleh karena itu, selain mendirikan perpustakaan rama hanak, Taman Bacaan Pelangi juga melakukan advokasi kepada kepala dinas pendidikan di masing-masing daerah untuk adanya mata pelajaran keperpustakaan di dalam kurikulum sekolah. Organisasi ini juga memberikan pelatihan tentang system manajemen perpustakaan dan program perpustakaan yang menarik bagi para kepala sekolah dan guru,” ungkap Nila.

Lebih Jauh Nila Tanzil menjelaskan, Perpustakaan Taman Bacaan Pelangi di SD Masehi Payeti 2  merupakan perpustakaan ke-83 yang didirikan oleh Taman Bacaan Pelangi. Perpustakaan ini  disponsori oleh Keluarga Widyatmo kodari di Jakarta. Sedangkan perpustakaan di SDN Wainggai merupakan perpustakaan ke-84 dan disponsori oleh VISA. Sebanyak 2.800 buku cerita anak disediakan untuk 628 siswa dari kedua sekolah ini. Selain itu, Taman Bacaan Pelangi juga merenovasi gedung perpustakaan serta menyediakan furniture untuk perpustakaan, seperti rak-rakbuku, meja-meja baca, dan lain sebagainya. Perpustakaan ditata dan dihias sedemikian rupa agar menjadi sebuah ruangan yang nyaman untuk anak-anak membaca.

“Kami sangat berterimakasih kepada para donatur, baik donatur individu maupun pihak swasta, dan semua yang telah memberi supportnya kepada kami. Taman Bacaan Pelangi juga berterimakasih kepada pihak sekolah, guru, masyarakat dan Pemda setempat atas kerjasamanya yang baik. Tanpa dukungan dari berbagai pihak, tentunya kami tidak akan dapat berkembang sepesat ini”, tambah Nila Tanzil.

Untuk diketahui Taman Bacaan Pelangi (Rainbow Reading Gardens) adalah organisasi nirlaba yang berfokus untuk mendirikan perpustakaan anak-anak serta menyediakan akses buku bacaan untuk anak-anak yang tinggal di daerah-daerah terpencil di Indonesia Timur. Didirikan pada tahun 2009 oleh Nila Tanzil dengan tujuan untuk menumbuhkan minat baca anak-anak, mengembangkan kebiasaan membaca anak sejak usia dini, serta menyediakan akses buku untuk anak-anak yang tinggal di daerah pelosok di Indonesia Timur. Taman Bacaan Pelangi sudah secara resmi terdaftar sebagai yayasan dengan nama “Yayasan Pelangi Impian Bangsa” pada tahun 2013. Di tahun yang sama, Taman Bacaan Pelangi menerima penghargaan “Nugra Jasadarma Pustaloka 2013” dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. (*jrg)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...