Thom Ga dilantik jadi Plh. Sekda Kota

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com—Walikota Kupang, Jefristson Riwu Kore menilai Thomas Jansen Ga cakap dalam tugas, untuk itu layak untuk dilantik menjadi Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, terhitung tiga bulan sejak dilantik atau sampai dengan dilantiknya Sekda defenitif.

Thom Ga sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Kota Kupang dilantik oleh Jeriko sapaan Jefristson Riwu Kore di kantor Walikota Kupang, Senin (17/9). Jabatan baru Thom Ga menggantikan Sekda Kota Kupang, Bernadus Benu yang masuk masa pensiun.

Dalam arahannya, Jeriko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bernadus Benu karena perhatiannya yang luar biasa terhadap perkembangan Kota Kupang, dimana beliau menjabat lebih dari lima tahun.

“Untuk mengisi kekosongan ini, kami sudah menempuh prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan Undang Undang, dalam menentukan penjabat,” ujar Jeriko.

Diakui Jeriko, dalam menentukan Sekda defenitif belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat, mengingat berbagai kendala yang dihadapi.

“Pelantikan hari ini bermakna luar biasa, kekosongan yang ada bisa diisi sementara waktu oleh Thom Ga, artinya mulai hari ini Thom Ga resmi menjadi Plh. Sekda Kota Kupang. Oleh karena itu saya berpesan, marilah bekerjasama dengan Thom Ga untuk mengatasi berbagai persoalan-persoalan di kota ini,” pinta Jeriko.

Menurut Jeriko, persoalan yang dihadapi Kota Kupang cukup banyak, karjangan sampai karena hal-hal kecil lalu menimbulkan miss komunikasi, sehinbgga tidak bisa menyelesaikan persoalan yang ada.

“Hormatilah kawan sebagai kawan, hormatilah pimpinan sebagai pimpinan. Janganlah seorang pemimpin menjadikan lawan, atau anak buah sebagai pemimpinnya lawan. Hormati itu. Siapun anda, kalau pemimpin harus dihormati oleh stafnya. Jangan staf berbuat lebih dari pimpinannya.
Ingat pimpinan itu adalah orang yang diangkat dan dihormati, dan dia sebagai pemimpin di dinas atau badan tersebut,” Jeriko mengingatkan.

Secara pribadi, pihaknya melihat dalam satu tahun kepemimpinannya ini, banyak sekali bawahan seolah-olah melebihi pimpinannya, hal ini yang tidak boleh terjadi.

“Tidak bisa bawahan itu seolah-olah melebihi kapasitas pimpinanya. Walaupun mungkin, pemimpinnya memiliki satu atau dua kesalahan, atau kurang berkompeten terhadap yang bersangkutan, tapi tidak pada tempatnya berlaga seperti pemimpin,” tandasnya. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...