Tidak Punya Alat Berat, Dinas PU Kabupaten Kupang Bagai Macan Ompong

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Aneh dan lucu, mungkin itulah kalimat yang dapat disematkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kupang saat ini. Pasalnya, saat masyarakat Kabupaten Kupang dilanda bencana banjir dan tanah longsor mengharapkan bantuan instansi ini malah Dinas ini tidak memiliki satu alat beratpun.

Semua alat berat milik Pemkab Kupang adanya pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kabupaten Kupang. Padahal BLUD tidak berada dibawah Dinas PU tapi langsung dibawah kendali Bupati dan Sekda Kabupaten Kupang. Alhasil Dinas PU bagaikan macan ompong yang bisa mengaum tapi tidak mampu menggigit.

Kepala Dinas PU Kabupaten Kupang, John Nomeseo, Jumat (6/1) mengatakan, Dinas PU hanya menginventarisir berbagai permasalahan sarana dan prasaran yang dikeluhkan masyarakat akibat bencana alam saat kunjungan dewan.

Menurut Nomeseo, Dinas PU tidak dapat langsung menjawab kebutuhan masyarakat seperti memindahkan tanah longsor akibat ketiadaan alat berat seperti eksavator. Dinas PU,  hanya bisa memberikan laporan kepada Bupati terkait kebutuhan masyarakat yang mendesak.

“Bupati dan Sekda Kabupaten Kupanglah yang nantinya akan memerintahkan BLUD untuk menerjunkan alat berat ke lokasi bencana. Sebab sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Kupang, BLUD tidak berada dibawah Dinas PU sehingga permintaan alat berat harus terlebih dahulu disampaikan ke Bupati Kupang. BLUD bertanggung jawab langsung kepada Bupati Kupang dan Sekda,” kata Nomeseo disela-sela memantau lokasi bencana di Kecamatan Kupang Timur.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Jerry Manafe menegaskan, BLUD harus dibawah Dinas PU sehingga proses permintaan pengunaan alat berat tidak berbelit-belit.

“Masyarakat butuh segera memindahkan longsoran tapi kalau administrasinya berbelit-belit karena harus buat laporan lalu dikirim ke Bupati dan Sekda berarti masyarakat sudah mati baru kita turunkan bantuan,” katanya.

Dia meminta aparat penegak hokum untuk segera memproses dugaan penyelewengan dana di BLUD Kabupaten Kupang yang jumlahnya sampai Rp2 miliar lebih. (sho)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...