Tim Ekspedisi NKRI 2015 Tanam Ribuan Anakan Cendana Di Alor

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt.com – Dalam rangka mengembalikan mengembalikan harum cendana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Tim Ekspedisi NKRI 2015 Subkorwil-07/Alor menanam 2000 anakan pohon cendana di Padang Panjang dan 3000 anakan di Pulau Sikadan Maoukuru di Kabuaten Alor.

Penanaman ini dipimpin langsung oleh Mayor Cba M. ZuhdiTarigan, selaku Wadansubkorwil-07/Alor yang didampingi Mayor Kav I NyomanArya J. dariKasdim 1622/Alor, Ismail dari Dinas Kehutanan, Brigpol Bambang dari Polsek AlorTimur, Serda Jef Beny dari Koramil 03/AlorTimur, Marten Waangsir, SekcamAlor Timur, serta tim Peneliti Kehutanan yang dipimpin ole hLetda I KomangWidnyana S.

“Alasan penanaman cendana ini adalah untuk  mengembalikan lahan kritis menjadi hijau kembali, dimana kawasan ini sering terbakar saat memasuki musim kemarau.” ujar Mapahir Bahari, mahasiswa STAINI yang tergabung dalam tim Peniliti Kehutanan Ekspedisi NKRI 2015.

Dipilihnya anakan cendana kata Mapahir, karena pohon ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dan hampir punah sehingga perlu di tanam kembali. Selain itu pohon cendana ini diharapkan bisa bermanfaat bagi generasi yang akan datang.

“Kami harap supaya semua warga bisa menjaga pohon cendana ini supaya tetap hidup. Dan jangan ada lagi yang bakr-bakar lahan supaya tidak menghanguskan pohon yang sudah ditanam ini,” pinta Sekcam Alor Timur, Marthen Waang Sir.

Ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara Tahun 2015 merupakan kegiatan ekspedisi yang ke-5, setelah berturut-turut dilaksanakan, yaitu Ekspedisi Bukit Barisan di Sumatera tahun 2011, Ekspedisi Khatulistiwa di Kalimantan tahun 2012, Ekspedisi NKRI Koridor Sulawesi tahun 2013, serta Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara tahun 2014. Selain di wilayah Alor, Peserta Ekspedisi NKRI 2015 ditempatkan di wilayah Karangasem, Lombok Timur, Sumbawa, Bima, Sumba Barat Daya, Ende, dan Belu.

Masing-masing peserta Subkorwilmengemban misi untuk melaksanakan pendataan dan pemetaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti pengabdian masyarakat, penjelajahan, serta penelitian yang meliputi kehutanan, flora fauna, geologi, potensi bencana dan sosial budaya. Di samping itu, Ekspedisi ini juga mengemban misi untuk membuka daerah terisolir, sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan sosial dan kesadaran akan pertahanan keamanan wilayah. (sps)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...