Victory Joss Ingin Desain Kebutuhan Listrik di NTT

Date:

Share:

Ende, seputar-ntt.com – Ketersedian pasokan listrik di NTT merupakan masalah klasik hingga saat ini. Banyak di desa-desa di NTT yang masih gelap gulita karena listrik belum menjamah wilayah wilayah terisolir.

Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan akan membuat desain politik untuk mengatasi persoalan kelistrikan baik untuk kebutuhan industri dan rumah tangga. Hal itu akan dilakukan oleh paket Victory Joss jika mendapat otoritas dari rakyat NTT pada tanggal 27 Juni mendatang.

” Kita harus buat desain secara politik untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk masyarakat. Listrik yang dikelolah oleh PLN saja mati hidup. Untuk itu perlu pemimpin yang bisa mendesain itu,” kata Laiskodat ketika melakukan tatap muka dengan Masyarakat Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan, kabupaten Ende, Rabu, 21/03/18.

Turut mendampingi pada tatap muka itu ketua DPP PPP, Yahidin Umar, Ketua DPP Partai Golkar, Manager kampanye Victory Joss, Thomas Tiba Owa dan Bendahara DPW PPP NTT, Megasari Serta unsur Pimpinan Partai Koalisi Paket Victory Joss Kabupaten Ende.

Laiskodat menjelaskan lebih lanjut Persoalan listrik akan mendapat perhatian yang serius dari paket Victory Joss. Persoalan listrik akan dikomunikasikan dengan Presiden untuk memberi perhatian yang lebih serius.

” Saya akan bilang ke presiden bahwa kalau persoalan listrik tidak bisa diselesaikan di NTT maka Gubernurnya akan ambil alih urus sendiri,. Padahal kita punya potensi yang luar biasa.tapi selama ini kita tunggu dari PLN, ” kata Laiskodat.

Menurut Laiskodat Gubenur harus berani mengatakan kepada Presiden untuk mengatasi persoalan listrik di NTT. Kalau usulan itu tidak ditanggapi maka sebagai Gubernur harus berani ambil terobosan untuk menyelesaikan masalah listrik di NTT.

” dalam beberapa kali pidato saya mengatakan bahwa kalau kita mentok dengan urusan listrik maka kita gunakan Nuklir saja. Harus bisa meyakinkan presiden untuk kita mengurus listrik kita sendiri”, Paparnya.

Tetapi idenya menggunakan listrik tenaga nuklir mendapat tanggapan yang beragam bahkan ada yang takut. Menurutnya saat ini Nuklir bukan sesuatu hal yang menakutkan karena sudah digunakan oleh beberapa negara maju di dunia seperti Amerika dan Rusia.

” Kita sudah miskin saja sudah takut, orang diamerika saja yang sudah kaya luar biasa sudah pakai nuklir. Orang di Iran juga pakai nuklir. Kita sudah miskin melarat tapi takut ,” kata Laiskodat.

Laiskodat mengatakan jika ia terpilih menjadi Gubernur NTT akan berani mengatakan hal itu kepada presiden. Saya akan bilang kepada presiden jika tidak mampu urus listrik di NTT secara baik maka dirinya sebagai Gubernur akan ambil alih.

” Kita tidak ada pilihan lain kalau urusan listrik tidak bisa teratasi dengan baik di NTT,” ujarnya.

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...