Kupang, Seputar-ntt.com – Wali kota Kupang Jefirstson R Riwu Kore mengunjungi pasar Kasih Naikoten Kota Kupang, Kamis (5/10/2017). Kunjungan yang dimulai pukul 17.00 Wita ini untuk melihat secara dekat kebersihan dan fasilitas pasar.
Dalam kunjungan itu, turut hadir kepala dinas kebersihan kota Kupang, Obed Kadji, dan anggota DPRD kota Kupang dari fraksi Demokrat, Maudy Jeanneta Dengah. Wali kota berjalan keliling sekitar 30 menit, berdialog dengan para pedagang. Mengunjungi lapak penjualan pisang, sayur, daging serta sejumlah fasilitas umum, toilet dan bak penampungan air.
Disela kunjungan itu, wali kota Kupang menyampaikan terimakasih kepada dinas kebersihan yang telah bergotong royong membersihkan pasar tersebut. Katanya, ini merupakan langkah awal yang dibuat pemerintah untuk penataan pasar. Infrastruktur dan Kebersihan akan rutin diperhatikan.
Lanjutnya, apabila hal itu dijalankan, pasar menjadi bersih. Maka orang akan banyak datang belanja dan ekonomi masyarakat tumbuh. Dengan kondisi pasar yang bau dan becek di musim hujan, sampah berserakan maka dapat mempengaruhi orang untuk datang ke pasar. “Terimakasih banyak sudah membersihkan. Minimal bersih dulu, baru kita atur yang lain,”katanya.
Ditambahkannya, kunjungan itu merupakan kunjungan kedua kali setelah beberapa pekan lalu. Dengan turun langsung ke lapangan maka adalah untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan mencari solusi. Katanya, dirinya akan terus berkunjung untuk memastikan hasil kunjungan sebelumnya. Apakah sudah ditindaklanjuti atau belum?
“Kita datang lihat, masalahnya apa. Apa yang bisa dibantu? Pemerintah punya tanggungjawab untuk bantu masyarakat,”tambah wali kota Jeriko, sapaan Jefirstson R Riwu Kore ini. Dia meminta masyarakat, pedagang untuk terus menjaga kebersihan pasar.
Kepala dinas kebersihan kota Kupang, Obed Kadji menambahkan dirinya menerjunkan 400 petugas dari dinas kebersihan untuk membersihkan sampah di pasar tersebut. Pembersihan itu katanya, dimulai dari pukul 15.00 Wita. “Pasar sudah Bersih Bapak,”ujar seorang warga.
Warga lainnya menyampaikan bahwa di pasar pernah terjadi pencurian. Tiga karung beras dan mie instan milik pedagang hilang. Dia meminta pemerintah menambahkan penerangan lampu dan memasang kamera pengawas (CCTV). (Pelipus Libu Heo).
Follow