Wali Kota Prihatin Puskesmas Oesapa Tak ada RTP

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Wali kota Kupang, Jefirstson R Riwu Kore, terkejut ketika mendapati warga menggendong anak berdiri mengantri di Puskesmas Oesapa. Wali kota Jefri mengaku prihatin dengan masyarakat karena harus berdiri di lorong dan teras karena Puskesmas tersebut tidak ada Ruang Tunggu Pasien (RTP).

“Ibu tolong sampaikan ke kepala Puskesmas. Atur ruang tunggu dengan baik. Kasian masyarakat datang harus berdiri, gendong anak. Sudah sakit berdiri lagi,”kata Jefirstson R Riwu Kore, kepada dokter umum Olivien Manafe saat inspeksi mendadak di Puskesmas Oesapa, Jumat (22/9/2017).

Ditambahkannya, dirinya akan memanggil kepala Puskesmas Oesapa untuk menindaklanjuti hal itu dengan serius. Baginya, pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan. Masyarakat harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Tolong layani pasien dengan baik, layani mereka dulu. Administrasi urus belakangan. Ini saya akan panggil kepala Puskesmas,”katanya.

Acan, salah seorang keluarga pasien mengaku kecewa dengan kondisi Puskesmas yang tidak memiliki ruang tunggu pasien. Katanya, jika dirinya yang sakit tidak menjadi masalah tetapi kasien dengan anak – anak yang masih kecil serta ibu hamil dan ibu menggendong anaknya harus berdiri di kepanasan. “Bapak lihat ini kaya kita jemur ikan di Oesapa,”Ujar Acan.

Pantauan media ini, wali kota tiba di Puskesmas Oesapa sekitar pukul 08.30 Wita. Wali kota langsung memantau sejumlah ruangan dan berdialog dengan pasien, serta tenaga medis. Puluhan pasien tampak duduk mengantree di lorong Puskesmas. Ada yang berdiri karena ketiadaan kursi dan ruang tunggu yang memadai.

dr Olivien Manafe selaku dokter umum sempat menunjukkan kepada wali kota teras belakang dan depan Puskesmas yang bisa dijadikan ruang tunggu namun terkena sinar matahari. Usia dari Puskesmas Oesapa, wali kota menuju Pustu Lasiana. Di Pustu Lasiana, walikota mendapat keluhan obat ISPA yang sering kekurangan karena banyak pasien.

“Kita minta obatnya ke Puskesmas Oesapa. Obatnya gratis pak. Obat ISPA yang sering dibutuhkan pak,”ujar seorang petugas medis. (Pelipus Libu Heo)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...