Warga Nunbaun Delha Minta Pemkot Tata Gua Meriam Jadi Objek Wisata

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Warga Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, Kota Kupang, meminta Pemerintah Kota Kupang segera menata kembaliĀ  tempata wisata yang ada di Nunbaun Delha yakni Gua Meriam. Pasalnya, tempat itu sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan dari luar, namun tempat wisata ini terlihat kurang tertata.

Permintaan iniĀ  disampaikan salah satu warga Kelurahan Nunbaun Delha (NBD) Jhoni Bire,Ā  Kepada Walikota Kupang, Jonas Salean, saat walikota berkantor di Kelurahan NBD, Kamis (11/2/2016) kemarin.

Bire mengatakan, sesuai data kunjungan wisatawan ke lokasi wiasata tersebut, kebanyakan dikunjungi wisatawan manca negara, terutama dariĀ  Negara Jepang dan BelandaĀ  dalam jumlah yang cukub banyak. Untuk itu, butuh sentuhan dari Pemerintah Kota Kupang dalam menata tempat bersejarah ini sehingga semakin menarik wisatawan, baik lokal maupun manca negara.

“Sudah cukup banyak wisatawan dari kedua negara tersebut yang datang mengunjungi tempat itu, namun sayangnya tempat tersebut tidak tertata dengan baik. Padahal kalau ditata dengan baik,Ā  mungkin banyak lagi wisatawan yang datang terutama dari Negara Belanda dan Jepang. Mungkin tempat punya nilai historiĀ  tersendiri bagi wisman dari kedua negara itu sehingga banyak dari mereka yang berkunjung ketempat itu,” jelasnya.

Menanggapi permintaan dari warga, Walikota Kupang, Jonas Salean mengaku, untuk penataan situs-situs bersejarah seperti Gua Meriam di Kelurahan NBD, bukan wewenang dari Pemerintah Kota Kupang. Menurutnya, yang berwenang menata dan merenovasi dari tempat itu merupakan kewenangan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Indonesia di Provinsi Bali.

“Menata kawasan yang punya nilai sejarah bukan kewenangan dari Pemda setempat, tapi kewenangan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya, dan untuk menata sejumlah peninggalan sejarah di Kota Kupang, pemerintah telah mengusulkannya ke Balai, dan pihak balai telah setuju untuk menata kembali dua tempat bersejarah dari sejumlah usulan yaitu, Gua Meriam di Kelurahan Kelapa Lima, dan di Kelurahan NBD. Sesuai jawaban dari Balai, penataanya baru dilakukan pada tahun 2017 mendatang, sesuai janji balai,” kataĀ  Jonas.

Namun ,kata Jonas, penataan tempat tersebut dijanjikan jika ditata olehĀ  Balai Pelestarian Cagar Budaya kemungkinan di tahun 2017.Karena pemerintah tidak akan berdiam diri begitu saja. Segala sarana penunjang seperti infrastruktur jalan dan penerangan jalan, akan ditata kembali lagi oleh pemerintah Kota Kupang, sehingga akses menuju ke tempat tersebut jauh lebih bagus, dab para Wisman yang datang berkunjung merasa nyaman.(riflan hayon)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...