Kupang, seputar-ntt.com – Dalam tempo 10 hari sejak dilaunchingnya pekan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada 5 July 2017 silam, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota KupangĀ telah menghimpun pajak sebesar empat milliar.
“Target kita hanya 3,5 miliar dan baru 10 hari sudah mencapai 4 miliar, sehingga ada peningkatan sebesar Rp. 500 juta,” kata Kepala BKD Kota Kupang, Jefri Pelt kepada wartawan dikantornya, Rabu (19/7/2017).
Ia mengaku, pencapaian PBB 2017 tidak semua sumbangsih dari enamĀ kecamatan, namun hanya empat kecamatan diantaranya Kecamatan Maulafa, Kota Raja, Kelapa Lima dan Kota Lama.
Sementara duaĀ Kecamatan Oebobo dan Kecamatam Alak mengalami penurunan.
“PBB ini, dalamĀ penyetoranĀ kedua kecamatan ini alami penurun jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, oleh karena ituĀ ke dua kelurahan tersebut pihaknya akan melakukan rapat guna me dorong dua kelurahan tersebut agar dapat menerapkan sistim jemput bola guna dapat mendonkrak pendapatan daerah, ” lanjutnya.Ā Sistim ini dimaksud denganĀ mengirim petugas untuk membagikan SPT, danĀ kemudian membuka loket pembayaran di tingkat kelurahan.
“Ya,Ā walaupun sudah ada sistim pembayaran secara online, tapi kami masih tetap menggunakan sistim jemput bola karena semua demi peningkatan PAD. Untuk itu guna meningkat penyetoran PBB di kelurahan kami akan dorong guna dua kelurahan lakukan sistim jemput bola. ,” tegasnya. (riflan hayon)
Follow