5 Wartawan Segera Diperiksa Kejati NTT Terkait Kerjasama Humas

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Sedikitnya lima (5) wartawan di Kota Kupang segera diperiksa tim penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) terkait kasus dugaan korupsi pengalokasian dana sebesar Rp 900 juta untuk media di NTT.

Kajati NTT, John W Purba, melalui Kasi Ekmon, Shirley Manutede, SH kpada wartawan, Selasa (14/7/2015) mengatakan, tim penyidik segera melayangkan surat panggilan kepada sedikitnya 5 orang wartawan di Kota Kupang terkait kasus dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Karo Humas Setda NTT, Lambert Ibi Riti.

Dijelaskan Shirley, pemanggilan kepada lima orang wartawan itu akan diperiksa sebagai saksi guna melengkapi seluruh data-data yang telah diterima oleh tim penyidik Kejati NTT. “Dalam waktu dekat tim penyidik akan panggil lima orang wartawan untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Karo Humas Setda NTT, Lambert Ibi Riti, “ kata Shirley.

Menurut Shirley, pemeriksaan terhadap lima (5) orang wartawan Kota Kupang itu, berkaitan dengan kontrak yang telah ditandatangani oleh penerima atau kerja sama antara Media dan Humas Setda NTT.

Dikatakan Shirley, pemanggilan terhadap lima (5) orang wartawan Kota Kupang itu kemungkinan akan dipanggil setelah hari raya Lebaran umat muslim.
“Mungkin mereka akan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi setelah hari raya Lebaran umat muslim di Kota Kupang, “ kata Shirley.

Sebelumnya diberitakan, Lambert Ibi Riti selaku Karo Humas Setda NTT mengaku bahwa dirinya siap dijadikan tersangka jika dirinya dinyatakan terbukti oleh Kejati NTT dalam laporan Aliansi Wartawan Peduli APBD NTT terkait pengalokasin dana sebesar Rp 900 juta dengan media di NTT.

“Saya siap dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) jika dirinya terbukti dinyatakan bersalah oleh Kejati NTT dalam kasus itu, “ kata Lambert Ibi Riti kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Selasa (23/6).

Lambert mengatakan hal itu ketika tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT yang dipimpin Shirley Manutede, SH usai melakukan penggeledahan dirung kerjanya, Selasa (23/6) sekitar pukul 12.00 Wita.
Mengenai pengelolaan dana itu, kata Lambert, dirinya berpatokan pada notulen rapat serta kesepakatan dengan media pada beberapa waktu lalu ketika dibahas secara bersama-sama dengan rekan-rekan media di NTT.

Sejauh ini, lanjut Lambert, dana yang telah dicairkan kepada 29 media di NTT senilai Rp 161 juta. Pencairan sebesar Rp 161 juta itu dilakukan untuk triwulan pertama. “Dana sudah dicairkan sebesar Rp 161 juta untuk 29 media di NTT. pencairan itu dilakukan untuk triwulan pertama, “ terang Lambert. (van)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...